Kuburan Massal Itu di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Suara Bandung

Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:24 WIB
Kuburan Massal Itu di Gate 13 Stadion Kanjuruhan
coretan berisi kekecewaan menghiasi dinding Stadion Kanjuruhan Malang, tragedi kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga)

Tragedi itu bermula dari tembakan gas air mata polisi ke arah tribun penonton.

“Gate 13 itu seperti kuburan massal mas, banyak perempuan dan anak-anak,” katanya.

Setelahnya, Eko kembali menangis.

Tragedi mematikan di Kanjuruhan menyebabkan ratusan nyawa melayang.

Pemerintah seakan tidak pernah berkaca pada setiap nyawa manusia yang lepas dari dalam dan luar stadion tempat mereka mencari kebanggaan dan kesenangan selama 90 menit.

Satu per satu dari mereka pemegang kebijakan melempar tanggung jawab. 

Mereka juga menghitung kerugian lantaran tak akan ada lagi Aremania menemani Arema, setidaknya untuk musim ini.

Kalkulasi sponsor, tiket suporter masih ada di isi kepala mereka para pengusaha di saat satu desa menangis lantaran nyawa warganya direnggut paksa di dalam stadion oleh amarah mereka yang digaji uang rakyat plus dana keamanan dari tiket mereka yang kini tinggal nama dan disedihkan.

Sejatinya andai tahu jika tiket yang mereka beli untuk menggaji aparat pencabut nyawa, rasanya mereka tak akan sudi.

baca juga

Mereka akan berpikir dua kali untuk masuk stadion. Televisi bisa jadi alternatif untuk menyuarakan kebanggaan pada tim kesayangan.

Semua salah provokator, begitu di kepala mereka para aparat. 

Namun, mereka tak cerdas jika provokator hanya segelintir.

Fakta dari kesaksian suporter dan mereka yang ada di luar stadion mungkin bisa jadi cahaya kebenaran cerita nyata yang sebenarnya di Kanjuruhan.

Perempuan, lelaki, hingga anak kecil berdesak-desakan di hadapan gerbang keluar Stadion Kanjuruhan

Dari arah lapangan, polisi terus menembakkan gas air mata. Sementara gerbang terkunci rapat-rapat. Di Pintu 13, nyawa mereka melayang.

Dibentak aparat

Aksi belasungkawa Bobotoh atas tragedi Kanjuruhan Malang [(Dokumen Pribadi/Anis Aditiya Arsalan)]
Aksi belasungkawa Bobotoh atas tragedi Kanjuruhan Malang (sumber: (Dokumen Pribadi/Anis Aditiya Arsalan))

Kopi hitam pesanannya belum lagi habis diseruput, ketika Eko Arianto mendengar suara menggelegar dari dalam Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

“Tar… taarr…taaarrr….”

Malam belum begitu larut, tapi untuk ukuran pertandingan sepakbola di Indonesia, pukul sepuluh malam sudahlah hilir.

Di dalam stadion, wasit baru saja meniup peluit mengakhiri laga derby klasik Arema Malang versus Persebaya Surabaya. Tuan rumah kalah dengan skor 3-2.

Eko terkesiap. Dia tahu, suara menggelegar itu berasal dari senapan gas air mata yang biasa digunakan polisi kalau antarsuporter terlibat bentrok.

Tapi ia bimbang, karena hanya Aremania yang menonton di dalam stadion. Tak ada suporter Persebaya.

Eko sebenarnya sudah membeli tiket untuk menonton di dalam. 

Tapi malam itu, ia memutuskan tidak melihat langsung di tribun, melainkan minum kopi di warung dekat gerbang nomor 10 stadion.

Rasa penasarannya bertambah, ketika dari pintu dekat warung kopi terdengar suara jeritan orang-orang meminta pertolongan.

Eko bergegas mendekat ke pintu tribun 10. Sosok pertama yang tertangkap matanya adalah seorang perempuan lemas.

Di tengah-tengah jeritan minta tolong, perempuan yang lemas itu jatuh pingsan.

“Mas… mas, tolong mas, kami tidak bisa keluar,” teriak seseorang dari dalam gerbang.

“Ada gas air mata,” teriak yang lain.

Sejumlah Aremania bergegas menolong orang-orang yang terjebak tak bisa keluar dari pintu nomor sepuluh.

Lega karena sudah ada yang memberi bantuan, Eko mengajak teman-temannya yang lain memeriksa kondisi pintu lainnya.

Setibanya di pintu 13, Eko dihadapkan dengan pemandangan mengerikan. 

Perempuan, lelaki, bahkan anak-anak yang kesemuanya Aremania berdesak-desakan terperangkap.

Pintu keluar terkunci rapat-rapat. 

Dari arah lapangan, masih terdengar suara tembakan gas air mata yang ditujukan ke arah mereka.

Sempat ada yang menyuruh mereka ke arah tribun penonton, agar tak berdesak-desakan di depan pintu. 

Tapi masalahnya, polisi juga menembakkan gas air mata ke tribun. Mereka terjebak.

Di tengah kesesakan, Eko melihat orang-orang yang terjebak berusaha menjebol dinding semen agar bisa keluar dari stadion.

Dengan alat seadanya, Aremania berjuang menjebol dinding tersebut. 

Eko dan kawannya berinisiatif mencari aparat keamanan di sekitar agar bisa membantu membukakan pintu.

“Pak, tolong pak, banyak yang terjebak di pintu 13. Terkunci, tak bisa keluar,” kata Eko saat bertemu seorang aparat.

Namun, bukannya menolong, aparat berseragam itu justru mencaci-maki Eko.

“Jancok, teman saya juga ada yang kena!” hardiknya.

Aparat itu lantas hendak memukul Eko tapi berhasil ditangkis oleh temannya.

Tak menyerah, Eko berlari kembali menyisir sisi luar stadion untuk mencari pertolongan. 

Dia akhirnya bertemu anggota pengamanan pertandingan.

Namun, semuanya sudah terlambat. 

Ketika Eko dan petugas keamanan mendatangi pintu 13, banyak di antara Aremania yang tergeletak tak bernyawa.

Di lantai dekat pintu 13, Eko melihat banyak perempuan dan anak-anak tergeletak bertumpukan—lemas, meregang nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sulitnya Membaca Hikmah Tragedi Kanjuruhan, Tak Sanggup Menahan Tendangan dan Pentungan, Tubuh Wanita dan Anak Bertumpuk Meregang Nyawa

Sulitnya Membaca Hikmah Tragedi Kanjuruhan, Tak Sanggup Menahan Tendangan dan Pentungan, Tubuh Wanita dan Anak Bertumpuk Meregang Nyawa

Bandung | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:28 WIB

Pelatih dan Pemain Persib Bandung Ungkap Doa untuk Korban Insiden Kanjuruhan Malang

Pelatih dan Pemain Persib Bandung Ungkap Doa untuk Korban Insiden Kanjuruhan Malang

Bandung | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Simpang Siur, Kapolri Pastikan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Berjumlah 125 Jiwa

Simpang Siur, Kapolri Pastikan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Berjumlah 125 Jiwa

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:58 WIB

Tragedi Kanjuruhan Malang, Bonek Berharap Adanya Evaluasi dan Pembenahan Semua Pihak

Tragedi Kanjuruhan Malang, Bonek Berharap Adanya Evaluasi dan Pembenahan Semua Pihak

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:29 WIB

Buntut Kericuhan Kanjuruhan, PSSI Pastikan Arema FC Terima Sanksi Berat!

Buntut Kericuhan Kanjuruhan, PSSI Pastikan Arema FC Terima Sanksi Berat!

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:32 WIB

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:25 WIB

KPK Usut Asal-Usul SGD 8.500 yang Ditemukan di Ruang Kakanim Jakarta Selatan

KPK Usut Asal-Usul SGD 8.500 yang Ditemukan di Ruang Kakanim Jakarta Selatan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:24 WIB

951 Pinjol yang Resahkan Masyarakat Ditutup, Modusnya Lewat Aplikasi dan Situs

951 Pinjol yang Resahkan Masyarakat Ditutup, Modusnya Lewat Aplikasi dan Situs

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Spesifikasi Chery Tiggo V yang Meluncur di GIIAS 2026 sebagai SUV Khusus Indonesia

Spesifikasi Chery Tiggo V yang Meluncur di GIIAS 2026 sebagai SUV Khusus Indonesia

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Apa Perbedaan Sunscreen Tinted dengan Sunscreen Biasa? Ini Penjelasan dan Kelebihannya

Apa Perbedaan Sunscreen Tinted dengan Sunscreen Biasa? Ini Penjelasan dan Kelebihannya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Ironi Ketidakadilan yang Dibiarkan Terjadi di Drama Pyramid Game

Ironi Ketidakadilan yang Dibiarkan Terjadi di Drama Pyramid Game

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×