SuaraBandung.id - Nabi adalah orang yang paling mulia di muka bumi ini. Bahkan, kisahnya dengan para sahabat dapat dijadikanpelajaran yang luar biasa.
Ustaz Adi Hidayat pernah mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa nabi sangat perhatian dengan para sahabat.
Bahkan, nabi merasa kehilangan ketika suatu saat seorang sahabat tidak hadir dalam salat berjamaah. Padahal, sahabat itu biasanya hadir dan mengambil posisi paling kanan dalam salat.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Ready for Jannah yang diunggah pada 21 September 2022, berikut ulasannya.
Ustaz Adi Hidayat menceritakan bahwa ada seorang sahabat nabi bernama Tsauban. Tsauban adalah sahabat nabi yang rajin salat berjamaah.
Kemudian, diceritakan oleh Ustaz Adi Hidayat bahwa Tsauban adalah orang yang sangat saleh dan tidak pernah meninggalkan ibadah di masjid.
Tsauban selalu mengambil posisi di pojok paling kanan ketika berada di Masjid. Tsauban mengambil posisi di paling pojok karena ingin ibadahnya khusyuk dan tidak mengganggu orang.
Posisi paling pojok ketika salat berjamaah biasanya tidak banyak bersinggungan dengan orang lain.
Lalu, diceritakan oleh Ustaz Adi Hidayat bahwa pada satu salat subuh, Tsauban tidak datang. Nabi pun menunggu Tsauban dan bertanya kepada sahabat yang lain.
Baca Juga: Sholat Gaib dan Doa Bersama dari Persib, Umuh Muchtar: Sangat Mahal Jika Harus Ditebus dengan Nyawa
"Ke mana Tsauban (Tanya Nabi), tidak ada yang tahu. Sampai ketahuan oleh nabi itu. Nih satu orang gak datang aja oleh nabi ketahuan nih si fulan kemana nih. Sahabat mengatakan, kami tidak tahu ya rasulullah," kata Ustaz Adi Hidayat.
Setelah itu, diceritakan bahwa nabi menunggu sahabat yang bernama Tsauban itu. Nabi tidak ingin Tsauban tertinggal dalam salat berjamaah.
"Apa yang terjadi, ditunggu oleh nabi. Saking seringnya salat berjamaah, nabi tidak ingin orang ini ketinggalan," punkas Ustaz Adi Hidayat.