SuaraBandung.id - Persib Bandung sudah dalam kondisi siap untuk bertanding menghadapi Persija Jakarta, pada pekan ke-11 kompetisi Liga 1 2022-2023.
Namun, laga menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran yang sebelumnya akan digelar pada Minggu (02/10/22) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, terpaksa tertunda karena tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10/22).
Terhentinya Liga 1 2022/2023 membuat pelatih Persib Bandung, Luis Milla harus mengubah program timnya.
Meskipun demikian, pelatih asal Spanyol tersebut mencoba untuk menerima dan memahami situasi yang terjadi.
Milla tak menampik jika penghentian menjadi masalah bagi timnya. Apalagi, Persib sedang dalam kondisi bagus setelah tiga kali meraih kemenangan beruntun.
“Bagi kami memang menjadi masalah besar karena liga dihentikan. Karena saat ini sedang berada dalam momen yang bagus. Setelah tiga kemenangan, seharusnya kita bertanding melawan Persija di kandang sendiri yang tentu mendapat dukungan penuh dari suporter. Dinamikanya sedang dalam kondisi yang positif,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut dilansir dari laman Persib.co.id, Sabtu (8/10/2022).
Namun, Milla mengaku berlapang dada. Sebab, semua sedang berduka. Semua harus menghormati keputusan penghentian kompetisi dan ia akan mencoba memodivikasi program latihan.
“Tetapi kami juga tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berlatih dengan maksimal di lapangan. Kami juga akan libur selama 2-3 hari karena tidak mungkin bertanding di akhir pekan ini,” ungkapnya.
Selain itu, tim Persib sejauh ini hanya bisa menunggu keputusan selanjutnya mengenai kelanjutan kompetisi Liga 1 2022-2023.
Baca Juga: Timnas Malaysia Terancam Gagal Lolos Piala Asia 2023
Sambil menunggu informasi selanjutnya terkait kompetisi, Luis Milla tetap memberikan program latihan kepada anak asuhnya selama empat hari pada pekan ini.
Dengan harapan, kondisi kebugaran pasukannya tetap terjaga.