Anies Baswedan Sedang Diincar Geng Firli di KPK, Begini Reaksi NasDem

Suara Bandung

Senin, 10 Oktober 2022 | 13:47 WIB
Anies Baswedan Sedang Diincar Geng Firli di KPK, Begini Reaksi NasDem
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diincar gang Firli KPK. (suara.com)

SuaraBandung.id – Partai NasDem dinilai melakukan manuver tajam dalam hal pengumuman Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.
 
NasDem bahkan disebut melakukan curi start dengan mendahului partai lain dalam pendeklarasian capres usungan partai.
 
Apa yang menjadi manuver politik Partai Nasional Demokrat alias NasDem ini kemudian menjadi santapan para politisi dan para pengamat.
 
Dari sana muncul penilaian jika NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan lebih cepat sebagai cara untuk memagari sang Gubernur DKI Jakarta tersebut agar tidak diseret geng Firli di KPK.
 
Seperti diketahui jika deklarasi Anies Baswedan dilakukan jauh lebih awal ini malah mendapat beragam reaksi publik. 
 
Tak sedikit yang menilai jika langkah NasDem ini untuk melindungi Anies Baswedan yang saat ini tengah dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Dalam kaitan tersebut, KPK terus menempel Anies baswedan akibat adanya dugaan kasus korupsi Formula E.
 
Tentang isu penyelematan Anies Baswedan, Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto, membatahnya.
 
Saat tapil sebagai satu di antara narasumber di program Satu Meja The Forum yang diunggah kanal YouTube KOMPASTV, Sugeng mengatakan terlalu jauh dan beda ranah mengenai Anies, KPK, pencapresan NasDem.
 
"Tapi betul nggak sih yang muncul di berbagai media sosial. Ini (pencapresan Anies) sebagai proteksi politik untuk mas Anies yang sedang diselidiki oleh KPK?" tanya Budiman Tanuredjo kepada Sugeng, dikutip Suara.com, Senin (10/10/2022).
 
Di sana tanpa basa basi, Sugeng kemudian langsung menjawab pertanyaan tersebut. "Wah... itu terlalu jauh," kata Sugeng.
 
Dikatakan Sugeng jika pemasalah tersebut merupakan dua hal yang berbeda. 
 
"Ini dua hal yang berbeda," sambung Sugeng. 
 
Sugeng mengatakan menghormati setip adanya upaya hukum yang sedang berproses.
 
"Kita menghormati, itu adalah proses yang lain. Ini adalah proses politik internal partai, yang tadi dikatakan ini sudah 3 bulan."
 
Kemudian Sugeng menjelaskan deklarasi dadakan NasDem adalah sebagai kejutan untuk dinamika politik Indonesia. 
 
"Karena ini ada moment of surprise, mungkin akan ada surprise-surprise lagi," ucapnya.
 
Untuk memberi kejutan baru, Sugeng mengatakan jika 10 November 2022 nanti aka nada kejutan baru.
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ni Luh Djelantik Seret Agama Hindu Sambil Pamer Foto Bareng Ganjar Pranowo, Begini Sindiran Mengerikan Diduga ke Anies Baswedan

Ni Luh Djelantik Seret Agama Hindu Sambil Pamer Foto Bareng Ganjar Pranowo, Begini Sindiran Mengerikan Diduga ke Anies Baswedan

Bandung | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:34 WIB

Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam

Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam

Bandung | Senin, 10 Oktober 2022 | 08:47 WIB

Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan, Ade Armando Malah Menanti Keajaiban Datangnya Malaikat

Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan, Ade Armando Malah Menanti Keajaiban Datangnya Malaikat

Bandung | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 19:02 WIB

Jika Anies Baswedan Dijegal, Ini 'Orang-Orang Jokowi' yang Bertarung di Pilpres 2024

Jika Anies Baswedan Dijegal, Ini 'Orang-Orang Jokowi' yang Bertarung di Pilpres 2024

Bandung | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×