SuaraBandung.id - Gerhana Matahari parsial akan terjadi pada tanggal 25 Oktober 2022. Fenomena alam ini tidak akan terlihat di Indonesia, gerhana matahari akan menyapa langit Asia dan Eropa.
Kabarnya fenomena alam ini hanya menyapa sejumlah negara di Rusia barat, Kazakhstan, dan Rusia tengah.
Gerhana Matahari disebut berbahaya jika dilihat secara langsung. Melansir dari Alodoker, sinar UV menghasilkan radikal bebas yang mulai mengoksidasi jaringan di sekitar mata.
Hasilnya, sel batang dan sel kerucut pada retina akan rusak. Kondisi inilah yang dinamakan dengan retinopati surya.
Hal tersebut berpengaruh dan menimbulkan ras tidak nyaman pada mata saat menatap cahaya terang seperti Sakit mata, Mata berair, Sakit kepala
Adapun cara untuk melihat gerhana matahari langsung, dianjurkan untuk menggunakan alat yang dilengkapi filter khusus matahai atau memakai kacamata hitam, film rontgen dan film foto tidak aman untuk mengamati gerhana matahari langsung.