Tidak Marah Saat Kejelekan Diri Disebutkan oleh Orang Lain, Apa Resepnya? Ini Kata Gus Baha

Suara Bandung

Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:03 WIB
Tidak Marah Saat Kejelekan Diri Disebutkan oleh Orang Lain, Apa Resepnya? Ini Kata Gus Baha
Tidak Marah Saat Kejelekan Diri Disebutkan oleh Orang Lain, Apa Resepnya? Ini Kata Gus Baha

SuaraBandung.id - Seorang manusia tidak hanya memiliki sifat baik saja, tetapi juga bisa memiliki sifat yang jelek ataupun buruk.

Sifat buruk ataupun kejelekan kita itu, terkadang menjadi pembicaraan orang lain dan kita pun menanggapinya dengan marah.

Marah adalah satu respon yang harus dapat dikendalikan. Lalu, bagaimana agar kita tidak marah saat mendengar orang lain menyebutkan kejelekan kita?

Jawaban atas pertanyaan itu teruntkap dalam satu ceramah yang disampaikan oleh Gus Baha.

Gus Baha mengungkapkan bahwa imam Ghazali telah memberikan satu resep agar kita tidak marah saat ada orang lain yang menyebutkan kejelekan kita ataupun mengingatkan.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Al Ghifari yang diunggah pada 29 Oktober 2022, berikut ulasannya.

"Kalau kamu disebutkan kejelekan mu oleh orang lain, marah nggak? Pasti marah. Imam Ghazali berkata, kamu saya kasih resep supaya kalau ada orang mengingatkan kejelekan kamu, tidak marah, apa itu resepnya?" Ungkap Gus Baha.

Gus Baha lalu menjelaskan bahwa kita justru berterima kasih apabila ada seseorang yang mengingatkan kita terkait kejelekan yang kita lakukan.

"Misalnya gini, di baju saya ini/ di baju kamu itu ada kalajengking atau ular yang berbisa, lalu ada orang yang mengingatkan itu, kamu terima kasih atau tidak? Terima kasih, karena ada sesuatu yang bahaya di diri kamu, diingatkan," jelas Gus Baha.

baca juga

"Dan karena diingatkan itu anda terus bisa menghilangkan sesuatu yang bahaya tadi," tambah Gus Baha.

Gus Baha kemudian mengatakan bahwa sifat-sifat seperti hasud, dengki, dan riya adalah sifat buruk yang dapat mencelakakan kita di akhirat.

Maka kita harus berterima kasih apabila ada orang yang mengingatkan hal itu kepada kita.

"Sekarang kamu punya sifat hasud, dengki, riya, dan sifat-sifat yang buruk, itu sesuatu yang mencelakakan kamu di akhirat. Kemudian ada orang mengingatkan itu, harusnya kan kamu terima kasih," kata Gus Baha.

"Karena sifat yang buruk kamu diingatkan seseorang, lalu kamu berusaha menghilangkannya. Diingatkan kalau ada kalajengking, yang mudharat di dunia saja terima kasih, ini diingatkan ada hasud, dengki yang mudharatnya di akhirat malah tidak terima kasih," tambah Gus Baha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apabila Seorang Suami Cerai dengan Istrinya, Gus Baha: Mahar Jangan Diambil Lagi

Apabila Seorang Suami Cerai dengan Istrinya, Gus Baha: Mahar Jangan Diambil Lagi

Bandung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:17 WIB

Digugat Cerai, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih pada Bupati Anne Ratna Mustika

Digugat Cerai, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih pada Bupati Anne Ratna Mustika

Bandung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 12:09 WIB

Manusia Ini Membuat Allah Tersinggung, Manusia Seperti Apa? Gus Baha: Nggak Top

Manusia Ini Membuat Allah Tersinggung, Manusia Seperti Apa? Gus Baha: Nggak Top

Bandung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 11:24 WIB

Syirik yang Terjadi dalam Keseharian, Gus Baha: Dihilangkan Lewat Bismillah

Syirik yang Terjadi dalam Keseharian, Gus Baha: Dihilangkan Lewat Bismillah

Bandung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

×