SuaraBandung.id – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi yang merupakan Anggota DPR RI.
Diketahui, Anne Ratna Mustika yang sebelumnya kerap dipanggil Ambu ini, membeberkan alasannya menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Anne Ratna Mustika yang saai ini ingin dipanggil Neng Anne mengungkapkan baha alasannnya menggugat cerai Dedi Mulyadi karena ada hak-hak istri yang dilanggar.
“Sesuai Undang-Undang, hak-hak seorang istri (dilanggar). Karena saya Islam, tentu mengacu syariat Islam,” ungkapnya, dikutip dari Suara Denpasar, Jumat (28/10/2022).
Kemarin, Kamis (27/10/2022) Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika mengahdiri sidang mediasi gugatan cerai yang digelar di Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Pada sidang mediasi kemarin Dedi Mulyadi pun mengungkapkan perasaannya, yang digugat cerai Bupati Purwakarta.
“Saya pernah jadi wakil bupati lima tahun, bupati sepuluh tahun. Selama menjabat itu saya tidak pernah gugat cerai. Tapi begitu saya tidak menjadi bupati, istri jadi bupati, saya digugat cerai,” Kata Dedi Mulyadi, dikutip dari ANTARA, Jumat (28/10/2022).
Tidak hanya itu, pada postingan Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi pun mengucapkan terima kasih pada Bupati Anne Ratna Mustika.
“Terima kasih embu. Hampir 20 tahun, kau telah menjadi guru utama dalam hidupku. Aku bersumpah untuk #TetepBekerjaUntukRakyat,” tulis Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71.
Baca Juga: Manusia Ini Membuat Allah Tersinggung, Manusia Seperti Apa? Gus Baha: Nggak Top
Dalam postingan video itu, terlihat Dedi Mulyadi turun dari angkot menuju Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, untuk melakukan sidang mediasi. Dedi Mulyadi pun bertemu dengan Bupati Anne Ratna Mustika dan lanhsung mengulurkan tangan untuk bersalaman, namun direspon lambat oleh Bupati Anne yang sedang bermain Handphone.
Diketahui, sidang gugatan cerai akan dilanjutkan pada awal November 2022 dengan agenda penyampaian pendapat Anne Ratna Mustika sebagai penggugat. (*)
Sumber: Suara Denpasar, ANTARA, Instagram akun @dedimulyadi71