SuaraBandung.id - Keputusan penting yang diambil oleh seseorang, hendaknya tidak diambil dalam keadaan tertentu. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha dalam ceramahnya.
Gus Baha pun mengungkapkan bahwa seseorang dilarang mengambil keputusan ketika emosi dan ketika sedang dalam keadaan-keadaan tertentu.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Khairaz Zaadit Taqwa yang diunggah pada 14 November 2022, berikut ulasannya.
"Di sini kearifannya rasulillah SAW. Beliau masyhur menyampaikan, jangan sampai seorang hakim bikin keputusan ketika emosi," ungkap Gus Baha.
Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa seseorang tidak akan bisa menjaga intelektualnya ketika sedang dalam keadaan emosi.
"Karena bawaannya orang emosi itu pasti nggak terkontrol intelektualnya, nggak terkontrol nuraninya, nggak terkontrol semua sifat baiknya, itu kalau punya keputusan, bahaya sekali," jelas Gus Baha.
Gus Baha lalu mengatakan bahwa nabi telah menyebutkan tentang pengambilan keputusan yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang sedang emosi.
"Sehingga nabi dari awal menyampaikan, orang yang sedang emosi tinggi jangan bikin keputusan penting," kata Gus Baha.
Gus Baha juga mengungkapkan pendapat ulama yang menyebutkan keadaan-keadaan tertentu yang menjadikan seseorang tidak akan bisa mengambil keputusan dengan baik.
"Kemudian oleh ulama diteruskan juga, jangan bikin keputusan penting (bagi) orang yang sangat lapar atau yang sangat kenyang, atau yang sangat ngantuk, atau yang super sibuk," ungkap Gus Baha.
"Jadi hal-hal yang potensi buruk dalam mengambil keputusan itu harus ditinggalkan," lanjut Gus Baha menambahkan.
Setelah itu, Gus Baha juga memberikan satu contoh bagaimana seorang pimpinan sebaiknya tidak mengambil keputusan penting ketika sedang dalam suasanya yang tidak nyaman.
"Sehingga misalnya bupati atau wakil bupati kalau sedang nggak nyaman dengan suasana apa, nggak boleh rapat kemudian memutuskan keputusan penting, begitu juga kyai dan semuanya," pungkas Gus Baha.