Diduga Anak Buah Jenderal Sigit Prabowo Tewas Saat Bertugas Pengamanan G20, Janjian Sama Cewek MiChat Bali Berakhir Berlumur Darah Gara-Gara Ini

Suara Bandung

Rabu, 16 November 2022 | 16:55 WIB
Diduga Anak Buah Jenderal Sigit Prabowo Tewas Saat Bertugas Pengamanan G20, Janjian Sama Cewek MiChat Bali Berakhir Berlumur Darah Gara-Gara Ini
Luh KDS (foto tengah dan kanan) diduga tak sesuai dengan foto yang ada di aplikasi MiChat (foto kiri) (denpasar.suara.com)

SuaraBandung.id – Diduga anak buah Jenderal Listyo Sigit Prabowo terlibat perkelahian ketika bertugas menjaga keamanan di acara G20 Bali.
 
Korban diduga berinisial NFS ini akhirnya tewas bersimbah darah setelah kalah duel dengan seseorang yang mencoba menolong seorang gadis Bali.
 
Diberitakan denpasar.suara.com, diduga anggota polisi tersebut sedang berjaga untuk pengamanan G20.
 
Akan tetapi saat kejadian korban yang berusia 22 sedang tidak berada di posisi tugasnya.
 
Diduga anggota polisi tersebut malah melipir mencari hiburan di tengah tugas negara yang diembannya.
 
Selidik punya selidik, diduga anggota polisi tersebut malah mencari cewek Michat asal Bali.
 
Entah apa yang terjadi setelah keduanya sepakat dan bertemu, tiba-tiba korban melakukan cancel bookingan cewek MiChat. 
 
Bahkan korban meminta cewek tersebut untuk mengembalikan uang yang sudah diberikan sebagai tanda jadi untuk berkencan singkat.
 
Kuat dugaan anggota polisi yang tak kuat nahan hasratnya ini kecewa lantaran gadis yang dipesan berbeda dengan tampilan di foto promosi.
 
Korban yang sudah bertemu dengan cewek booking tersebut di sebuah hotel di Denpasar, Rabu (16/11) pukul 01.00 Wita, justru berakhir petaka. 
 
FNS yang merupakan polisi pengamanan G20 malah memesan PSK melalui aplikasi MiChat.
 
Dari keterangan di lapangan, FNS memesan cewek MiChat Bali berinisial Luh KDS. 
 
Keduanya lalu terjadi tawar menawar. Akhirnya mereka sepakat bertemu di Hotel Permata Dana, Jalan Pidada V, Ubung, Denpasar, Bali. 
 
Namun, sesampainya di hotel, ternyata FNS malah ingin membatalkan transaksi tersebut. 
 
Diduga korban FNS menganggap jika wajah cewek tersebut tidak sesuai dengan keinginan. 
 
Akan tetapi, belum diketahui pasti mengapa korban menilai tidak sesuai dengan keinginannya.
 
Namun, diduga antara foto cewek yang ada di aplikasi MiChat tidak seperti saat mereka bertemu langsung. 
 
Alhasil, korban FNS pun meminta uang yang sudah diberikan kepada korban Luh KDS kembali.
 
Rupanya apa yang menjadi permintaan korban FNS ini mengakibatkan terjadi keributan. 
 
Cewek bookingan teriak
 
Lantaran situasi sudah tak memungkinkan, cewek bookingan Luh KDS malah berteriak dan menimbulkan kecurigaan pengunjung atau warga lainnya.
 
Rupanya teriakan Luh KDS langsung didengar dan dihampiri pria berinisial Alvin yang ingin datang membantu. 
 
Di sana korban FNS malah terlibat perkelahian dengan terduga pelaku Alvin.
 
Saat duel terjadi, diduga pelaku menusuk korban hingga bersimbah darah.
 
"Ribut karena korban membatalkan transaksi dan minta uang kembali,” katanta. 
 
“Terjadilah cekcok sampai terjadi penusukan," jelas sumber di lapangan.
 
Kabarnya, korban terkapar saat senjata tajam menghujam bagian leher sebelah kanan sang polisi.
 
Lantaran keributan itu, satpam di lokasi pun datang untuk mengamankan situasi. 
 
Namun, terduga pelaku bernama Alvin sudah kabur lebih dulu lantaran melihat korban sudah terkapar.
 
Sementara kondisi korban saat itu  berlumuran darah langsung dibawa ke RSUD Wangaya di Jalan Kartini, Denpasar. 
 
Namun sayangnya korban yang merupakan polisi asal Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan itu meninggal dunia.
 
"Sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku, tapi setelah pelaku kabur, korban mengaku ditikam oleh pelaku yang sudah kabur itu," jelasnya.
 
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi ketika coba dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi terkait penusukan terhadap anggota polisi pengamanan G20 tersebut.
 
"Saya masih cari datanya. Saya belum dapat laporan," kata Iptu Ketut Sukadi. (*)
 
Artikel ini juga tayang di Denpasar.suara.com berjudul Polisi Pengamanan G20 di Bali Tewas Ditusuk usai Cancel Cewek MiChat karena Tak Sesuai Foto
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Ojo Dibandingke' Sindiran Said Didu Terhadap Pidato Bahasa Inggris Jokowi dan SBY di KTT G20

'Ojo Dibandingke' Sindiran Said Didu Terhadap Pidato Bahasa Inggris Jokowi dan SBY di KTT G20

News | Rabu, 16 November 2022 | 16:38 WIB

Indonesia Dapat Suntikan Dana 20 Miliar Dolar dari Amerika Serikat untuk Program Transisi Energi

Indonesia Dapat Suntikan Dana 20 Miliar Dolar dari Amerika Serikat untuk Program Transisi Energi

Sukabumi | Rabu, 16 November 2022 | 15:00 WIB

Gala Dinner G20 Megah, Publik Bangga Jokowi Kenalkan Wishnutama: Bakal Diorder India

Gala Dinner G20 Megah, Publik Bangga Jokowi Kenalkan Wishnutama: Bakal Diorder India

Mamagini | Rabu, 16 November 2022 | 14:21 WIB

Mengenal Apa itu LO G20 yang Lagi Trending di Twitter

Mengenal Apa itu LO G20 yang Lagi Trending di Twitter

Indotnesia | Rabu, 16 November 2022 | 13:39 WIB

Terkini

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

×