bandung

Jangan Sampai Keliru! Ternyata Arah Kiblat Tidak Harus Persis Menghadap Ka'bah, Bagaimana Seharusnya? Gus Baha: Paham Ya

Suara Bandung Suara.Com
Minggu, 18 Desember 2022 | 21:11 WIB
Jangan Sampai Keliru! Ternyata Arah Kiblat Tidak Harus Persis Menghadap Ka'bah, Bagaimana Seharusnya? Gus Baha: Paham Ya
Gus Baha jelaskan konteks terkait kewajiban umat Islam melaksanakan salat dengan menghadap ke arah ka'bah. ((Akun instagram @gusbahaofficial))

SuaraBandung.id - Selama ini, Umat Islam meyakini bahwa ibadah salat wajib dilaksanakan dengan menghadap ke arah ka'bah.

Namun, ternyata hal tersebut adalah hal yang keliru, sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha dalam satu ceramahnya.

Gus Baha mengungkapkan bahwa salat dilaksanakan dengan menghadap ke arah ka'bah apabila dilaksanakan dalam konteks tertentu ataupun kondisi tertentu.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Zona Mahabbah, berikut ulasannya.

"Salat itu wajib menghadap ka'bah, ya keliru," ungkap Gus Baha.

"Salat (harus) wajib menghadap ka'bah itu dalam konteks tertentu. Kondisi tertentu yaitu kalau salat di dalam masjidil haram," lanjut Gus Baha melanjutkan.

Gus Baha kemudian mengatakan bahwa apabila salat dilaksanakan di luar tanah haram, maka salat tersebut dilaksanakan menghadap ke arah masjidil haram.

"Kalau di luar masjidil haram, itu wajib menghadap bentuk masjidil haram. Malah kalau di luar tanah haram cukup hadap kawasan tanah haram," kata Gus Baha.

"Tidak perlu persis luasnya ka'bah," tambah Gus Baha.

Baca Juga: Bak Film Jakarta vs Everbody, Dua Pemuda Bekasi Edarkan Sabu Berbungkus Permen

Gus Baha pun memberikan contoh, yaitu membandingkan antara luas masjid dan luas ka'bah.

"Seumpama di Indonesia wajib (harus) persis luasnya ka'bah, berarti luas masjid wajib 16 meter. Karena luasnya ka'bah itu 16 meter," kata Gus Baha.

"Artinya kalau masjid 20 meter, mesti ada yang tidak menghadap ka'bah, kecuali berbentuk cekung," lanjut Gus Baha menjelaskan.

Setelah itu, Gus Baha pun menegaskan bahwa shaf ataupun bentuk masjid tidak perlu diubah dengan tujuan mengikuti bentuk ataupun letak ka'bah secara persis.

"Paham ya, gitu aja kok ndak bisa, kok kiblat harus diluruskan, masjid lurus-lurus, shaf nya pada diubah, alasannya katanya GPS salah," pungkas Gus Baha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI