SuaraBandung.id - Connect merupakan drama korea yang menceritakan tentang kasus pembunuhan berantai yang memiliki ciri khas aneh pada korbannya.
Ciri khas aneh yang selalu ditinggalkan pembunuh adalah sebuah tanda seperti tanda tangan pada bagian tubuh korban.
Tidak hanya meninggalkan tanda, hal mengejutkan lainnya adalah mayat korban akan di buat menjadi sebuah patung.
Pembunuhan Berantai : Kasus Patung Wanita Setengah Terlanjang
Lebih jauh, pada episode1 dari drama korea Connent diperlihatkan sebuah patung wanita setengah telanjang dengan kondisi beberapa tubuh dililit oleh tumbuhan merambat, yang secara tiba-tiba muncul di tengah kota.
Penampakan patung yang demikian, sontak membuat warga sekitar terpesona sebab unsur seni yang diperlihatkan dari patung wanita itu sangat luar biasa.
Namun setelah beberapa jam dari beberapa bagian patung tersebut mengeluarkan cairan berwarna merah. Cairan itu mengalir begitu saja melalui bagian kuku patung, dan matanya.
Seni Mayat, Patung Berbahan Dasar Tubuh Korban
Sehingga memperlihatkan gambaran berupa patung wanita yang tengah menangis darah. Kejadian tersebut membuat gempar warga dan mereka segera menghubungi polisi setempat.
Baca Juga: Marak Kasus Pembegalan, Ridwan Kamil Tingkatkan Keamanan
Setelah diselidiki, polisi menemukan informasi bahwa perempuan yang dijadikan patung tersebut merupakan seorang mahasiswa korea.
Belum juga kasus patung wanita tadi terungkap. Warga diwilayah lain menemukan patung-patung baru dengan kondisi serupa.
Patung yang terbuat dari mayat manusia dan dibuat sedemikian rupa untuk berpose secara mempesona.
Seni Mayat Mendapat Dukungan dari Orang Luar Negeri
Dampaknya bermunculan pendukung dari seni patung tersebut, dan gilanya para pendukung berasal dari berbagai negara seperti Prancis hingga Vietnam. Dan mereka menyebutnya seni mayat'.
Drama korea berjudul Connect ini, memiliki hubungan dengan kasus seni mayat sebab fakta terbaru di episode 1 adalah sang pembunuh sempat melakukan transpalasi mata.