SuaraBandung.id - Ghibah atau bergunjing adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Jika seorang muslim melakukannya maka ia mendapat dosa.
Ghibah bukan hanya perbuatan dosa yang dilakukan kepada Allah, tetapi juga kepada manusia yang telah digunjingkan. Buya Yahya mengatakan jika seorang muslim berdosa kepada manusia maka harus meminta maaf pada orang yang bersangkutan.
“Kalo anda dosa sama orang agar diampuni Allah maka caranya anda minta maaf padanya. Kita menggunjingkan orang, maka taubatnya harus minta maaf sama dia,” kata Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya dalam tayangan video yang diunggah oleh Al-Bahjah TV, ada 2 amalan yang Insya Allah menghapus dosa ghibah.
Amalan pertama, beristighfar kepada Allah SWT untuk diri sendiri dan orang yang telah digunjingkan.
“Kalau menggunjing, cara yang diajarkan nabi untuk taubatnya adalah beristighfarlah engkau, untukmu dan untuknya. Ya Allah ampuni aku dan dia yang telah aku gunjingkan,” kata Buya Yahya.
Sedangkan untuk amalan yang kedua adalah menceritakan kebaikan orang tersebut di tempat saat menggunjingkannya dahulu.
“Sebutlah kebaikannya di tempat engkau dulu pernah menyebut kejelekannya. Maka selesai, lakukanlah amalan tersebut,” tutur Buya Yahya.
Allah SWT menyebutkan jika orang yang berbuat ghibah atau bergunjing sama halnya dengan orang yang sedang memakan bangkai saudara sendiri.
Baca Juga: Inilah Harta yang Bisa Membawa ke Surga, Buya Yahya: Sadarlah Wahai Orang Kaya..
“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat : 12).*
(*Yanti)
SUMBER : Youtube Al-Bahjah TV