SuaraBandung.id – Berteman dengan siapa pun diperbolehkan dalam Islam.
Pertemanan yang baik, menimbulkan pergaulan yang positif. Juga mendatangkan kesan yang positif pula.
Pergaulan yang dilandasi keimanan, mampu menularkan hal-hal yang baik bagi dirinya.
Namun adakalanya jika dalam pertemenan masih ada rasa benci, karena urusan pribadi dengan orang lain. Kata Buya Yahya, perasaan yang demikian itu sudah diselimuti dengan rasa dendam.
“Jika anda tidak senang kawan anda duduk dengan orang tersebut hanya karena urusan pribadi anda yang bermasalah dengan orang tersebut, maka sesungguhnya dalam hati anda dipenuhi dengan dendam,” ucap Buya Yahya dikutip dari Youtube Buya Yahya Sabtu (11/3/2023).
Jangan sampai pertemenan yang baik bisa menjadi buruk, urusan pribadi tidak perlu dibawa kemana-mana.
“Urusan pribadi anda jangan dibawa kemana-mana. Anda ingin orang di dunia memusuhi dia, karena anda punya dendam. Hati-hati,” katanya.
“Perasaan dendam yang ada dalam hati, bisa menjadi sebab tidak dihapusnya dosa-dosa yang kita perbuat,” Jelas Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, kecuali urusan agama, misal urusan dengan Allah tidak baik. Seseorang menantang Allah, kurang ajar kepada Allah, menantang Al-Qur’an, maka itu perlu marah. (*)
Baca Juga: Suami Dilarang Menyusu kepada Istri? Simak Penjelasan Ustadz Fatih Risyad Berikut Ini
(*Editor: Zahra Anna)
Sumber : Youtube Buya Yahya