SuaraBandung.id – Setiap manusia diciptakan oleh Allah semata-mata hanya untuk beribadah dan bertaqwa kepada Allah.
Makanya, Allah memerintahkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Tak dipungkiri, banyak orang bertanya-tanya apakah amal dan ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah atau tidak.
Sebab, tanda amal seseorang diterima atau tidaknya itu merupakan hak istimewa Allah.
Dikutip dari video short Youtube @buyayahyaofficial, Buya Yahya menjelaskan tanda amal seseorang diterima oleh Allah.
Buya Yahya mengatakan bahwa ketika seseorang melakukan kebaikan, dan terus melakukan lagi, sampai rindu untuk melakukan lagi, maka itu tandanya Allah terima amal kita.
“Tanda amal kita diterima oleh Allah adalah kita rindu untuk melakukan itu lagi,” kata Buya Yahya Rabu (16/3/2023).
“Aku seneng, aku akan lakukan lagi,” sambungnya.
Kemudian, Buya Yahya menganalogikan tanda amal diterima Allah ini.
Baca Juga: Apakah Tertidur Dapat Membatalkan Sholat? Seperti Ini Penjelasan Buya Yahya
Ketika manusia memberikan hadiah kepada yang lain, maka akan senang ketika diterima.
“Dengan manusia saja, kita berikan hadiah kepada seseorang, dan dibalik hadiah itu, akan ada sanjungan, dan mungkin akan kembali kebaikan pada kita, kemudian setelah diterima akan diberi oleh kita,” kata Buya Yahya
“Maka karena diterima, kita akan senang,” sambungnya.
Buya Yahya menegaskan hal ini, bahwa tanda Allah menerima amal kita itu sebagai analogi tadi.
“Dengan Allah pun sama,” ucapnya.
Namun, beda halnya ketika amal itu tidak diterima Allah, kita akan merasakan malas untuk melakukan amal tersebut.