SUARA BANDUNG - Di bulan ramadhan yang penuh berkah dan suci ini, setan dibelenggu agar tidak bisa menjebak manusia ke dalam tipu daya kemaksiatan mereka.
Akan tetapi, masih ada saja manusia-manusia yang berbuat maksiat di bulan ramadhan.
Ustadz Abdul Somad kemudian menjelaskan bahwa makna sesungguhnya dari hadist tersebut bukan berarti setan-setan dibelenggu secara harfiah di dalam neraka dan tidak bisa keluar saat bulan ramadhan.
“Setan bukan terikat, tapi ketika melihat iman kita setan seolah-olah seperti terikat.” ujarnya, seperti dilansir dari Tiktok pada (8/4/2023).
Menurut UAS, selama bulan ramadhan ini setan akan merasa terkunci dan tidak bisa berbuat banyak.
Sebab, iman seorang Muslim di bulan ramadhan yang kuat akan membuat setan menjadi tidak berdaya.
Sebaliknya, jika seseorang tidak mengimani bulan ramadhan, maka setan pun tidak akan merasa terikat.
Oleh karena itu, sebaiknya kita menjalankan puasa di bulan ramadhan ini dengan khidmat agar iman kita mampu mengalahkan godaan setan.
(*)
Sumber: Tiktok renungankit4