SUARA BANDUNG - Lebaran atau Idul Fitri di Indonesia tahun ini kembali terjadi perbedaan waktu dalam menentukan 1 Syawal 1444 hijriah. Kemarin sore (20/4/2023), pemerintah melalui Menteri Agama telah mengumumkan hasil sidang isbat bahwa 1 Syawal 1444 hijriah jatuh pada Sabtu (22/4/2023).
Sedangkan Muhammadiyah telah lebih dulu mengumumkan bahwa 1 Syawal 1444 hijriah jatuh pada Jum'at (21/4/2023). Salah satu penceramah sohor, Ustadz Adi Hidayat turut merayakan hari raya Idul Fitri pada hari ini, Jum'at (21/4/2023).
Dalam unggahan YouTube Adi Hidayat Official (21/4/2023), berjudul "Khutbah Idul Fitri 1444 H : Ciri Keberhasilan Ramadhan - Ustadz Adi Hidayat," tampak Ustadz Adi Hidayat sedang menjadi khotib dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri 1444H.
"Hadirin para jemaah Idul Fitri rahimani wa rahimakumullah!!, pada hari ini, Jum'at, 1 Syawal 1444 hijriah bertepatan dengan 21 April 2023... kita diberikan nikmat, mengawali 1 Syawal sekaligus menutup ibadah Ramadhan yang telah kita tunaikan selama 1 bulan penuh...," ucap Ustadz Adi Hidayat di awal khutbahnya.
Unggah video dengan pesan pembuka khutbah tersebut, menguatkan indikasi bahwa Ustadz Adi Hidayat memang benar merayakan Idul Fitri hari ini. Ini bukan yang pertama, Ustadz Adi Hidayat berbeda dengan pemerintah dalam menentukan waktu pelaksanaan lebaran.
Sebelumnya, Ustadz Adi Hidayat sempat berbeda dalam menentukan hari raya Idul Adha. Dalam YouTube Ummu Haniya (8/7/2022), Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa ia berkeyakinan 10 Dzulhijjah 1443 hijriah jatuh pada 9 Juli 2022, sedangkan pemerintah menetapkan Idul Adha jatuh pada 10 Juli 2022.
Perbedaan ini tentu tidak perlu dipersoalkan, karena disebabkan oleh perbedaan metode yang digunakan antara Hisab dan Rukyat.
Begitu pun dengan Ustadz Adi Hidayat, ia berpesan tidak perlu mempersoalkan perbedaan tersebut apalagi sampai menilai dirinya anti pemerintah atau bagian dari kelompok tertentu.
"Jangan sampai dipertentangkan. 'Ustadz Adi anti pemerintah,' awas nih, ga ada begitu. Nanti kalau terbiasa mempertentangkan begitu jadi salah. 'Ustad Adi Muhammadiyah,' eee, jangan begitu. Kalau sikapnya begitu, jadi tidak intelektual nanti, " kata Ustadz Adi Hidayat. (*)
Baca Juga: Usai Jadi Capres PDIP, Ganjar Semobil dengan Jokowi Tinggalkan Istana Batu Tulis
Sumber: YouTube Adi Hidayat Official dan Ummu Haniya