SUARA BANDUNG - Viralnya aksi Mario Dandy Satriyo yang secara mandiri bisa memasang kabel ties di tangannya, membuat publik bereaksi.
Banyak yang mengkritik dan menduga bahwa Polda Metro Jaya memberikan keistimewaan alias privilege untuk anak Rafael Alun Trisambodo atau Mario Dandy, menjelang persidangan kasusnya.
Hingga Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto angkat suara dan memberikan klarifikasi di depan awak media, terkait aksi Mario Dandy tersebut.
Karyoto menegaskan bahwa sebagai tanggung jawabnya, bahwa Mario Dandy tidak mendapatkan keistimewaan selama berada di Polda Metro Jaya.
"Terima kasih pada netizen yang memberikan kritikan, masukan terhadap penanganan yang seolah-olah ada privilige," kata Karyoto, Minggu (28/5/2023).
Karena kejadian itu, Karyoto memerintahkan Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhirawa Braja Paksa untuk memeriksa lebih lanjut kejadian tersebut.
"Apakah ada hal-hal yang dilakukan oleh anggota kami, secara standar operasi prosedur ada yang dilanggar. Dan secara kepatutan apakah ada peraturan-peraturan disiplin yang dilanggar," tegasnya.
Ia berjanji ke dapan akan memeprhatikan kritikan dan masukan yang diberikan oleh warganet, terkait kinerja Polda Metro Jaya seperti halnya penanganan untuk anak Rafael Alun.
"Saya merasa hal-hal sekecil apapun yang menjadi tanggung jawab saya, saya akan lakukan perbaikan," tambahnya. (*)
Baca Juga: Sikap Ibu Denise Chariesta Disorot saat Acara Gender Reveal, sampai Bikin Netizen Ikut Mewek