SUARA BANDUNG - Alat sadap Pegasus yang diduga berasal dari Israel sudah hadir di Indonesia. Pegasus adalah alat surveilans serta penyadap dengan desain teknologi tercanggih di dunia berbentuk software.
Perangkat lunak Pegasus dibuat oleh NSO Group sebuah Perusahaan teknologi canggih asal Israel.
Pegasus bisa memecahkan semua kode enskripsi di semua jenis operasi sistem, seperti IOS, Android, hingga MAC.
Alat ini disinyalir sudah tiba di Indonesia, dan didatangkan oleh sebuah Perusahaan bernama PT Mandala Wangi Kreasindo.
Tim IndonesiaLeaks pun mencari tahu keberadaan perusahaan yang diduga mendatangkan alat canggih Pegasus ini.
Namun, setelah ditelusuri sesuai dengan alamat yang didapat tim IndonesiaLeaks, tak ada nama Perusahaan PT Mandala Wangi Kreasindo.
"Kini sudah tidak ada lagi. Kami tidak tahu lagi," kata salah seorang petugas di Gedung yang sesuai alamat PT Mandala Wabgi Kreasindo, dikutip dari Tim IndonesiaLeaks, (12/6).
Untuk memastikan kebenaran tentang alat Pegasus, tim IndonesiaLeaks mencoba menghubungi Perusahaan yang bersangkutan, namun nihil hasilnya.
Cara kerja Pegasus cukup canggih dan berbahaya, hanya dengan zero click, sebuah sistem data keamanan pribadi seseorang langsung kebobol.
Pada dasarnya, Pegasus digunakan untuk sebuah agenda darurat, tapi ada beberapa kasus malah disalahgunakan.
Diduga, dua tokoh politik Indonesia, yakni Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto jadi korban zero click Pegasus.
Saat dihubungi, juru bicara Airlangga Hartarto, yaitu Alia Karenina tidak tahu ponsel milik sang tokoh mana yang telah disusupi Pegasus. Pasalnya, Airlangga Hartarto miliki banyak ponsel.
"Kami tidak tahu HP yang mana yang kena, kami belum melakukan pemeriksaan," kata Alia kepada tim IndonesiaLeaks.
Bahkan, penggunaan Pegasus di Indonesia bukan hal baru, karena pada pemilu 2019 terindikasi salah satu tim pemenangan menggunakan alat ini, sesuai dari keterangan informan IndonesiaLeaks.(*)
Sumber: Tim IndonesiaLeaks