SUARA BANDUNG - Forum Indramayu Menggugat (FIM) menggugat Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, namun tertahan oleh pihak kepolisian, kawat berduri dan massa pro-ponpes sekitar 10.000 orang.
Gugatan FIM yang keberatan dengan aktivitas mencurigakan Al Zaytun Indramayu, ditujukan kepada para pengurus ponpes.
Akan tetapi, massa FIM justru masih tertahan oleh kawat berduri serta massa pro Al Zaytun yang dipersiapkan oleh ponpes untuk menghalangi massa demo.
Penampakan tersebut seperti terlihat dari video singkat yang diunggah oleh akun Twitter @never_alonely, pada hari Kamis (15/6/2023), sekitar pukul 13.43 WIB.
"Kita, Forum Indramayu Menggugat, bukan menggugat Al Zaytun. Tetapi menggugat lateh Al Zaytun-nya dan oligarki Al Zaytun-nya, sepakat?," kata orator FIM yang sontak dijawab 'sepakat' oleh peserta demo lain secara serentak.
FIM berharap bisa masuk lebih dekat ke area Ponpes Al Zaytun, untuk bisa berorasi dan membacakan tuntutan mereka.
Diketahui sebelumnya, kontroversi Ponpes Al Zaytun viral di media sosial.
Mulai dari santri yang diperbolehkan berzina, salam yahudi, tata cara sholat yang dinilai tidak sesuai ajaran Islam hingga pelantuanan adzan yang berbeda. (*)
Baca Juga: Sinopsis Drakor Bloodhounds: Aksi Dua Pemuda Melawan Lintah Darat