Wanti-wanti IMA Soal Rencana Pangkas Kuota Batu bara-Nikel 2026: Investasi dan Ekspor Taruhannya

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:07 WIB
Wanti-wanti IMA Soal Rencana Pangkas Kuota Batu bara-Nikel 2026: Investasi dan Ekspor Taruhannya
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (20/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • IMA minta pemerintah tinjau ulang rencana pangkas kuota batubara & nikel 2026 demi kepastian usaha.
  • Pemangkasan kuota berisiko ganggu investasi, kontrak ekspor, hingga penyerapan tenaga kerja.
  • Penurunan produksi RI bisa dimanfaatkan China untuk kuasai pasar ekspor global.

Suara.com - Asosiasi Pertambangan Indonesia atau Indonesian Mining Association (IMA) mewanti-wanti pemerintah terkait rencana pemangkasan kuota produksi batu bara dan nikel pada tahun 2026.

Kebijakan ini dinilai berisiko mengganggu iklim investasi hingga stabilitas pasokan pasar global.

Meski belum diketuk secara resmi, kuota produksi batu bara tahun 2026 diproyeksikan merosot ke level 600 juta ton, turun drastis dibanding realisasi 2025 yang mencapai 790 juta ton. Setali tiga uang, kuota nikel juga diprediksi menyusut ke kisaran 250-260 juta ton, jauh di bawah angka RKAB 2025 yang sebesar 379 juta ton.

Direktur Eksekutif IMA, Sari Esayanti menyatakan, pihaknya menghargai upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Namun, ia menekankan pentingnya pelibatan pelaku industri sebelum kebijakan tersebut diputuskan.

"Pembatasan produksi perlu dilaksanakan melalui proses yang inklusif dengan melibatkan masukan dari para pelaku industri, terutama perusahaan yang terdampak secara langsung,” ujar Sari dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (12/2/2026).

Risiko Investasi dan Ancaman Kompetitor Sari membeberkan sejumlah risiko yang mengintai jika pemangkasan dilakukan secara agresif. Pertama, ketidakpastian ini akan mengganggu perencanaan jangka panjang perusahaan, mulai dari keputusan investasi hingga pengelolaan operasional di lapangan.

Kedua, kebijakan ini berpotensi mencederai komitmen kontrak penjualan yang telah disusun matang oleh perusahaan berdasarkan dinamika pasar global. Ketiga, efek domino di sektor sosial dan ekonomi daerah juga menjadi sorotan, terutama terkait penyerapan tenaga kerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemangkasan produksi juga menciptakan kekosongan pasokan di pasar ekspor yang bisa dimanfaatkan oleh negara lain, seperti China, yang memiliki kapasitas untuk meningkatkan produksi domestiknya,” tambah Sari.

Ancaman Hilirisasi Khusus di sektor nikel, IMA mengkhawatirkan pemangkasan kuota akan mengganggu kepastian suplai bagi industri hilir di dalam negeri yang saat ini tengah digenjot pemerintah.

baca juga

IMA berharap ada ruang diskusi konstruktif agar kebijakan kuota 2026 tetap selaras dengan kepentingan nasional tanpa mengorbankan stabilitas industri, kepastian hukum, serta daya saing global Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia

Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:48 WIB

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:20 WIB

Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana

Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:14 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×