SUARA BANDUNG - Fenomena darah haid dijadikan skincare sempat viral di TikTok, begini kata dr. Richard Lee.
Viralnya warganet menggunakan darah haid untuk skincare di TikTok ternyata sampai ke telinga dr. Richard Lee.
Mendengar fenomena penggunaan darah haid sebagai skincare, membuat dr. Richard Lee tepuk jidat.
Sebab menurut dr. Richard Lee, hal itu ngawur alias tidak benar.
Pasalnya, darah haid justru tidak baik jika digunakan untuk skincare.
"Darah haid, sangat tidak baik dijadikan skincare di wajah," kata dr. Richard Lee, seperti dikutip dari Short YouTube @drRichard_Lee pada hari Minggu (18/6/2023).
Bahaya darah haid untuk wajah, ialah di antaranya bisa menimbulkan munculnya jerawat, komedo hingga infeksi.
"Kenapa? Karena darah haid itu berbeda dengan PRP, yang kalian lihat artis-artis atau di klinik-klinik pakai PRP atau darah, itu berbeda banget," katanya.
Terlebih, darah haid mengandung banyak bakteri dan kuman di dalamnya.
Baca Juga: Demi Inara Rusli Tetap Pakai Cadar, Putra Siregar Sempat Rela Lakukan Ini
Sedangkan darah untuk PRP, diambil secara steril oleh dokter atau tenaga medis yang berpengalaman.
"Diambil pakai alat, diambil plaeletnya doang. Platelet atau gold faktornya disuntikkan ke wajah. Itu pun dengan cara yang steril," tambahnya. (*)