SUARA BANDUNG - Pengamat sepakbola yang sekaligus pelatih futsal profesional, Coach Justin mengkritisi satu kebijakan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Coach Justin sejak Erick Thohir terpilih jadi pemimpin Federasi, ia percaya sepakbola Indonesia akan maju.
Tak hanya itu, jika Erick Thohir menyelesaikan 50 persen program yang digaungkannya, Coach Justin sangat senang.
Tapi ternyata ada satu hal yang membuat Justinus Lhaksana merasa miris.
Bukan tanpa sebab mengapa kebijakan itu dikritisi. Karena menurut sang pelatih akan berimbas ke performa Timnas Indonesia.
"Gue sangat percaya dengan Erick Thohir ya, jadi gue pernah meeting dama dia. Dia bilang 'kalau saya bisa merealisasikan 70 persen dari target saya dalam waktu 4 tahun itu udah luar biasa', gue bilang kalau bapak merealisasikan 50 persen saya sangat senang," ucap Coach Justin, dikutip dari YouTube Sports77 Official, (3/7/2023).
Hal itu sangat realitis karena menurut keterangan Justin, sepakbola Indonesia penuh dengan kekurangan.
Selain itu Justin kecewa akan kebijakan enam pemain asing di Liga 1, karena pemain lokal akan sulit mendapat jam terbang dan ujungnya berimbas ke Timnas.
"Cuma ada satu aja yang bikin gue agak kurang puas, cuma gue gatau apakah beliau punya suara atau tidak, yaitu pemain asing 5+1," ujarnya.
"Menurut gue berlebihan, ujung-ujungnya poros di tengah lapangan diisi pemain luar semua," imbuhnya.
Dan pada akhirnya Timnas Indonesia akan kekurangan talenta dengan jam terbang tinggi.
"Intinya adalah kita kekurangan pemain muda yang harusnya bermain di situ(Liga1), ujung-ujungnya imbas ke Timnas," jelasnya.(*)