SUARA BANDUNG - Suporter Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya atau lebih dikenal dengan sebutan Bonek dan Jakmania nampaknya sudah menjalin komunikasi dan bersepakat untuk membuka babak baru.
Menjelang laga Persija vs Persebaya, Minggu (30/7/2023) lalu, dua suporter ini saling berkirim pesan melalui unggahan media sosial.
Jakmania selaku tuan rumah meminta kepada pendukung Persebaya untuk tidak bertandang ke Jakarta dan menunda pertemuan dengan pendukung tim tuan rumah, mengingat larangan dari PSSI.
Sedangkan Bonek, berpesan kepada Jakmania untuk tetap menjaga kawan-kawannya yang bertandang dan tidak tahan ingin jumpa dengan kawan-kawan Jakmania di Jakarta.
Tibalah waktu di hari H pertandingan. Benar, nyatanya ada suporter Persibaya yang hadir di GBK bahkan kedatangannya disambut serta dikawal Jakmania.
Begitu juga Jakmania, memilih untuk menerima ketimbang mempersoalkan kahadiran rekan-rekan dari Surabaya dan tidak ingin menyalahkan pihak mana pun.
Rupanya, cuitan dari @abi_irlan Jum'at (4/8/2023) cukup mewakili kondisi saat itu.
"Regulasi tak kan mampu menahan suporter untuk dateng. Sanksi tak kan mampu menakuti suporter untuk jera," tulis akun Wu Dal Chi.
Sebab yang ada di pikiran suporter, "Sepakbola tanpa permusuhan bagi kami lebih berharga daripada sanksi," tambahnya.
Baca Juga: Asbabun Nuzul Surat Ali Imran Ayat 190-191 Lengkap Bacaan dan Isi Kandungan
Meski demikian, pengurus The Jakmania dan Bonek sama-sama berkomitmen untuk tetap mendukung aksi damai tanpa merugikan masing-masing tim kesayangannya.
Termasuk turut bertanggungjawab atas denda yang dijatuhkan oleh PSSI kepada masing-masing klub.
Tanpa inisiatif, itikad dan komitmen serta upaya damai antar suporter klub sepakbola Indonesia, PSSI bisa apa?