SUARA BANDUNG - Warganet membandingkan karier pemain keturunan Timnas Indonesia, Rafael Struick dan Stefano Lilipaly.
Meski Rafael Struick dan Stefano Lilipaly memiliki beberapa kesamaan, seperti pemain keturunan dan striker Timnas Indonesia, namun karier mereka di klub Belanda menjadi sorotan.
Diketahui, sebelum Rafael Struick bergabung dengan Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly sudah lebih dulu digaet Skuad Garuda sebagai salah satu pemain keturunan.
Selain menjadi striker andalan Timnas Indonesia, Rafael Struick saat ini masih membela klub ADO Den Haag, Belanda.
Sedangkan Stefano Lilipaly yang memiliki usia lebih matang pun sudah pernah malang melintang berkarier di beberapa klub sepak bola Belanda. Sebelum akhirnnya kini berlabuh di Borneo FC.
Kabar atas dimainkannya kembali Rafael Struick sebagai pemain pengganti klub ADO Den Haag, setelah lama duduk di bench, membuat warganet membandingkan karier keduanya.
"RAFAEL STRUICK 4 pertandingan terakhir hanya duduk di bench, Rafael Struick kembali bermain sebagai pengganti di menit 82', dalam lanjutan pertandingan Eerste Divisie (kasta II) Ado Den Haag vs Telstar," cuit akun X/Twitter @indosupporter, dikutip hari Sabtu (23/9/2023).
"7 pertandingan Ado Den Haag awal musim musim ini, Struick bermain di 3 pertandingan sebagai pemain pengganti," tambahnya.
Cuitan di ataslah yang menjadi bahan warganet membandingkan karier Struick dan Lilipaly.
Baca Juga: Shin Tae Yong Cemas, Ketum PSSI Erick Thohir Turun Tangan, Ada Apa?
"Yang keren dulu tuh Lilipaly sih, starter mulu pindah2 ke mana aja, golnya juga keren2 di Belanda," komen @ibnus******
"Ya karena waktu itu umur Lilipaly udah mateng," bela @RoyalBeg******.(*)