Khotib menganjurkan mengajak umat untuk bertaubat dan meminta ampunan kepada Allah.
Setiap akhir khotbah pertama dan kedua khatib disunnahkan membaca doa dengan cara membalikan badan membelakangi jemaah untuk menghadapi kiblat.
Selama khotbah dianjurkan sering membaca istighfar dan membaca Surah Nuh ayat 10-12:
Ya Allah, turunkan lah kepada kami hujan yang deras, yang menyenangkan, yang berakibat baik, yang membawa kesuburan, yang melimpah, dan yang selalu membawa manfaat.
Ya Allah, tunrunkanlah kepada kami hujan yang deras, dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang putus asa. Ya Allah, sesungguhnya pada hamba dan negeri ini ada kesusahan, penderitaan, dan kesempitan yang hanya kami adukan kepada Engkau.
Ya Allah, tumbuhkan lah untuk kami tanaman, deraskan untuk kami puting susu ternak, dan turunkan kepada kami hujan dari berkah-berkah bumi. Ya Allah, hilangkan dari kami kesusahan dan lapar.
Keluarkan kami dari bencana di mana selain Engkau tidak ada yang mampu mengeluarkannya. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ampun kepada-Mu. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengampun, kirimkanlah dari langit hujan yang deras kepada kami.”
Itulah tata cara salat Istisqa dan doanya, untuk meminta keberkahan turunnya hujan.(*)