bandung

Sentil Camat soal Tumpukan Sampah di Pasar Gedebage, Sekda Kota Bandung: Apa Kota Ini Mau Jadi Lautan Sampah?

Suara Bandung Suara.Com
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 10:03 WIB
Sentil Camat soal Tumpukan Sampah di Pasar Gedebage, Sekda Kota Bandung: Apa Kota Ini Mau Jadi Lautan Sampah?
Potret seseorang sedang membuang sampah di TPS Pasar Gedebage, Kota Bandung. (Dok. Humas Kota Bandung.)

SUARA BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna minta segera ditangani tumpukan sampah di TPS Pasar Induk Gedebage.

Ema mendorong aparat kecamatan, dan Perumda Pasar Juara untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup perihal penanganan sampah di Pasar Gedebage Bandung.

Selain itu, Ema juga meminta semua pihak berkomitmen dalam penanganan sampah di masa darurat ini.

"Kalau dibiarkan, apa kota ini mau jadi lautan sampah? tentu saja tidak. Jadi, saya minta ini Pak Camat segera berkoordinasi dengan Perumda Pasar dan DLH Kota Bandung," kata Ema saat melakukan kunjungan ke Pasar Gedebage, Bandung pada Jumat, (20/10/2023).

Lebih lanjut, Ema meminta pihak kewilayahan untuk gencar mensosialisasikan pemilahan sampah sejak dari hulu atau di level rumah tangga.

Hal tersebut, dikatakan Ema, agar tidak ada sampah yang bercampur saat dibuat ke tempat pembuangan sampah.

"Sampah organik dan anorganik, itu didorong untuk diselesaikan secara mandiri, yang boleh dibuang ke TPS itu sampah residu," katanya.

Ema menyebutkan, ada beberapa solusi yang bisa diterapkan oleh masyarakat dalam upaya penanganan sampah mandiri.

Misalnya, penanganan sampah organik yang menurutnya beberapa solusi bisa mulai dicoba oleh masyarakat.

Baca Juga: Prediksi Starting Line Up Persib Bandung vs Borneo FC Malam Nanti, Ujung Tombak Tetap DDS!

"Beberapa metodenya sudah ada. Silakan dipilih yang paling cepat, dan paling cocok di wilayahnya," ucap Ema.

Sedangkan untuk sampah non-organik, masyarakat bisa menyetorkannya ke bank sampah atau ke pemulung/pengepul.

"Sampah anorganik ini juga bernilai ekonomi. Silakan bisa disetor ke bank sampah atau yang paling mudah berikan ke pemulung. Biarkan itu menjadi sumber rezeki tambahan mereka," katanya.

"Kalau sampah residu, misalnya belum bisa menangani itu menjadi tanggung jawab kami. Dengan begitu, jumlah sampah yang kita produksi bisa ditekan cukup banyak," sambung Ema.

Ema berharap penanganan sampah di Kota Bandung harus berbasis cluster. Seperti, cluster penanganan sampah pusat perbelanjaan, hotel, kantor pemerintahan, kantor non pemerintahan, kewilayahan, sekolah, kampus dan masih banyak lagi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI