PBNU Soroti Kenaikan BBM, Sistem Terbuka Jadi Akar Masalah Subsidi tidak Tepat Sasaran

bandungbarat | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 18:52 WIB
PBNU Soroti Kenaikan BBM, Sistem Terbuka Jadi Akar Masalah Subsidi tidak Tepat Sasaran
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (Foto: Dokumentasi)

SuaraBandungBarat.Id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyikapi kenaikan harga BBM yang telah diputuskan pemerintah. Sistem subsidi terbuka diyakini menjadi akar masalah tidak tepatnya penyaluran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh pemerintah. 

Hal ini dikatakan Wasekjen Pengurus Besar Nahadatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan

Rahmat mengatakan, pemerintah dan masyarakat harus saling melindungi agar kedua pihak bisa selamat ke depannya. Seyogyanya pemerintah menerapkan sistem subsidi tertutup agar penyaluran subsidi BBM di Indonesia tepat sasaran. 

Lanjut Rahmat, sistem subsidi terbuka, menjadi pangkal kekacauan tidak tepatnya subsidi ini. semua orang termasuk dengan ekonomi kuat bisa membeli BBM dengan sesuka hatinya. Semestinya subsidi harus bisa dirasakan oleh masyarakat yang dinilai berhak. 

Namun pada realisasinya bisa dinikmati semua golongan bahkan juga pengusaha tambang hingga batubara.

"Semestinya pemerintah menetapkan sistem subsidi tertutup. Mereka yang berhak mendapatkan BBM subsidi harus tercantum dalam big data kependudukan," ungkapnya pada Sabtu (3/9/2022).

"Hanya mereka yg tercantum dalam DTKS yang bisa mengakses BBM subsidi. Di level operasional mereka operator dan penyalur tidak akan bisa mengucurkan BBM kecuali kepada yg berhak," lanjut Rahmat.

Alasan yang kerap digunakan selama 15 tahun oleh pemerintah untuk menaikan harga BBM karena subsidi salah sasaran. Dikatakan Rahmat, alasan tersebut sudah basi dan bosan didengar. Jadi apa yang dilakukan pemerintah selama ini untuk evaluasi dan memperbaikinya agar subsidi tepat sasaran.

"Yang kami sesalkan selama 15 tahun terakhir ini, setiap pemerintah ingin menaikkan harga BBM selalu menggunakan narasi subsidi salah sasaran atau subsidi dinikmatin orang kaya," terangnya. 

Lanjut Rahmat, DPR RI pun menolak kenaikan harga BBM ini hanya untuk merebut simpati rakyat, menaikan citra dan elektabilitas saja. Akan tetapi tidak ada skema penyelesaian yang jelas. 

Dia pun meminta DPR RI untuk fokus segera membangun SIN (Single Identity Number). Sehingga data masyarakat di lapangan tidak berbeda-beda antar Instansi, kemudian melalui data ini bisa disalurkan subsidi dan bantuan lainnya. 

"Memang aneh begitu banyak program sosial Pemerintah tapi platform dan datanya di lapangan berbeda-beda antar instansi," katanya.

Menurut Rahmat, Kenaikan harga BBM ini semestinya menggunakan sudut pandang yang tepat. Pemerintah harus sejajar dengan masyarakat dengan tujuan agar kedua belah pihak bisa sama-sama 'selamat'.

"Keduanya harus selamat. Negara selamat tapi rakyatnya melarat juga salah, atau sebaliknya rakyatnya selamat tapi negaranya sekarat ya juga percuma. Negara dan rakyat harus saling melindungi," jelasnya.*

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Geleng Kepala, Pria Ini Tak Mau Rugi Beli Bensin, Pastikan hingga Tetes Terakhir

Bikin Geleng Kepala, Pria Ini Tak Mau Rugi Beli Bensin, Pastikan hingga Tetes Terakhir

Your Say | Minggu, 04 September 2022 | 18:14 WIB

Polres Bontang Terjunkan 98 Personil untuk Keamanan, Karena Kenaikan BBM Subsidi?

Polres Bontang Terjunkan 98 Personil untuk Keamanan, Karena Kenaikan BBM Subsidi?

Kaltim | Minggu, 04 September 2022 | 18:03 WIB

Keluarga Miskin Penerima BLT BBM di Jawa Barat Ada 2,7 Juta, Tahap Pertama Cair Bulan Ini

Keluarga Miskin Penerima BLT BBM di Jawa Barat Ada 2,7 Juta, Tahap Pertama Cair Bulan Ini

Jabar | Minggu, 04 September 2022 | 17:44 WIB

BBM Makin Mahal, Publik Minta SBY dan AHY Turun Gunung Lawan Kebijakan Jokowi: Bila Perlu sampai Nangis-Nangis

BBM Makin Mahal, Publik Minta SBY dan AHY Turun Gunung Lawan Kebijakan Jokowi: Bila Perlu sampai Nangis-Nangis

| Minggu, 04 September 2022 | 17:33 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China

Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:11 WIB

Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras

Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras

Jabar | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:10 WIB

Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian

Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:10 WIB

Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang

Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:10 WIB

Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang

Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:06 WIB

Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung

Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:05 WIB

Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK

Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:04 WIB

Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru

Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tinjau Program Stunting, Melly Goeslaw Ingatkan Pemerintah: Ini Investasi Masa Depan Bangsa

Tinjau Program Stunting, Melly Goeslaw Ingatkan Pemerintah: Ini Investasi Masa Depan Bangsa

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:00 WIB