BBM Makin Mahal, Publik Minta SBY dan AHY Turun Gunung Lawan Kebijakan Jokowi: Bila Perlu sampai Nangis-Nangis

Suara Bandung

Minggu, 04 September 2022 | 17:33 WIB
BBM Makin Mahal, Publik Minta SBY dan AHY Turun Gunung Lawan Kebijakan Jokowi: Bila Perlu sampai Nangis-Nangis
Mantan Presiden SBY ditemani kedua anaknya. SBY dan AHY dimita turun gunung lawan kebijakan Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)

SuaraBandung.id – Publik terus bersuara di media sosial menolak kebijakan Presiden Joko Widodo yang membuat BBM bersubsidi semakin mahal.
 
Presiden Jokowi yang merupakan petugas partai dinilai tidak pro rakyat sebagaimana dulu diperjuangkan PDIP sebagai partai wong cilik.
 
Sebagai informasi, jika naiknya harga BBM bersubsidi telah ditetapkan pada Sabtu (3/9/2022).
 
Kebijakan pemerintah ini lantas mendapat banyak tanggapan dari masyarakat, termasuk netizen.
 

SBY dan AHY [TikTok]

Misal kritik halus yang dilakukan seorang pria melalui akun TikToknya @ahmadyaniihsan.
 
Alih-alih memberikan kritikan atas naiknya harga BBM pada Jokowi, dia justru heran sikap partai oposisi Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
 
Dia mempertanyakan, mengapa SBY dan AHY tidak melakukan protes atau menghalangi pemerintahan Jokowi untuk tidak menaikkan harga BBM.
 
Padahal dulu, kata dia, saat SBY memimpin Indonesia, Megawati mengerahkan kader-kader PDIP untuk gemar melakukan protes saat ada isu BBM mau dinaikkan.
 
Lebih dari itu, bahkan Megawati dan anaknya, Puan Maharani pernah sampai menangis ketika mendengar SBY hendak menaikan BBM bersubsidi.
 
"Harga BBM naik, tapi mengapa AHY dan SBY tidak menangis dan mengancam akan mengepus istana?," tulis pria tersebut yang dikutip pada Minggu (4/9/2022).
 
Apa yang dikatakan pria itu sontak aja memantik perhatian warganet. Banyak dari mereka yang memberikan ragam komentar.
 
"Karena punya akhlak mulia," cetus akun @loveto**.
 
"Karena tidak mau bersandiwara seperti sinetron ada tangisanya," ujar akun @muhammad**.
 
"Orang-orang baik mah nggak perlu berpura-pura," imbuh akun @user1770**.
 
"Lebih terhormat Demokrat daripada PDIP," sambung akun @panembahan**.
 
“Turun gunung pa BY dan AHY, kalua perlu nangis juga,” kata Gudang_kontenvir***.
 
Sebelumnya, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite mengalami kenaikan dari harga Rp 7.650 per liter menjadi 10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi 6.800 per liter.
 
Selain itu, Pertamax non subsidi juga alami penyesuaian harga yakni dari Rp 12.500 menjadi 14.500 per liter.
 

Megawati dan Puan nangis [witter/@ekowboy2]

Jokowi resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dari Rp760 menjadi Rp10.000 per liter. Sementara Solar menjadi Rp6.800 per liter.
 
Keputusan Jokowi ini kemudian menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat luas. 
 
Di saat arus utama di Senayan yang merupakan wakil rakyat sudah tak terdengar suaranya, media sosial pun gaduh.
 
Berbagai platform media sosial langsung diramaikan dengan beragam respons yang didominasi kritik pedas pada Jokowi dan partai pengusungnya, PDIP. 
 
Termasuk berupa sindiran pedas terutama untuk sejumlah nama tokoh publik, misalnya Ketua DPR RI, Puan Maharani.
 
Di rezim SBY, Puan Maharani sampai nangis-nangis meminta agar BBM tidak naik. Kini anak Megawati itu jadi “DPO” netizen.
 
Netizen ramai-ramai memasang foto adegan Puan sedang meneteskan air mata di parlemen.
 
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Sumber: SuaraSurakarta.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petugas Partai Naikkan Harga BBM, Sejumlah Politisi PDIP yang Jadi DPO" Netizen

Petugas Partai Naikkan Harga BBM, Sejumlah Politisi PDIP yang Jadi DPO" Netizen

Bandung | Minggu, 04 September 2022 | 17:07 WIB

Ada di Rezim Jokowi, Mahfud MD Akui Sekarang Semuanya Bisa Dikorupsi: Jauh Lebih Parah

Ada di Rezim Jokowi, Mahfud MD Akui Sekarang Semuanya Bisa Dikorupsi: Jauh Lebih Parah

Bandung | Minggu, 04 September 2022 | 16:30 WIB

Selamat! Jokowi Naikkan Harga BBM, Mahasiswa Tekan Tombol Aksi hingga Rindu Lagu Iwan Fals

Selamat! Jokowi Naikkan Harga BBM, Mahasiswa Tekan Tombol Aksi hingga Rindu Lagu Iwan Fals

Bandung | Sabtu, 03 September 2022 | 19:55 WIB

Ferdy Sambo akan Segera Behadapan dengan Presiden Jokowi yang Mengangkatnya Jadi Jenderal Bintang Dua?

Ferdy Sambo akan Segera Behadapan dengan Presiden Jokowi yang Mengangkatnya Jadi Jenderal Bintang Dua?

Bandung | Minggu, 28 Agustus 2022 | 07:56 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×