Innalillahi, Purnawirawan TNI Ditusuk Berkali-kali di Lembang Bandung

bandungbarat | Suara.com

Selasa, 06 September 2022 | 13:07 WIB
Innalillahi, Purnawirawan TNI Ditusuk Berkali-kali di Lembang Bandung
Ilustrasi penusukan. (Shutterstock)

SuaraBandungBarat.Id - Purnawirawan TNI berkali-kali ditusuk oleh Henry alias Aseng di Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Hal itu nampak terlihat saat rekonstruksi pembunuhan terhadap purnawirawan TNI, Muhammad Mubin alias Babeh (63).

Tersangka Henry Hernando alias Aseng melakukan pembunuhan terhadap korban Muhammad Mubin, Selasa (16/09/2022) sekitar pukul 08.00 WIB. 

Dalam reka adegan tersebut, tersangka Aseng kesal lantaran korban kerap parkir di depan ruko miliknya di TKP. 

Korban Babeh ini merupakan seorang sopir di sebuah mebel di daerah Lembang-Bandung, yang tercatat sebagai seorang pensiunan TNI.

Dalam proses rekonstruksi di TKP di Jalan Adiwarta, RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Babeh akhirnya tewas setelah ditikam tersangka Henry Hernando alias Aseng (30). 

Dari pantauan Suara.com, reka ulang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian. 

Rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut disaksikan ratusan warga sekitar dan para purnawirawan TNI. 

Untuk membuat kasus dan motif terang benderang, polisi menghadirkan langsung tersangka dalam melakukan reka ulang. 

Adegan dalam rekonstruksi bermula saat tersangka Aseng berada di rumah. Dia terlihat melakukan beberapa adegan. 

Saat itu terlihat tersangka turun dari lantai dua, hingga kemudian menghampiri korban. 

Saat reka adegan dimulai, para Purnawirawan TNI yang hadir tampak emosi melihat tersangka, Aseng. 

Mereka berteriak meminta tersangka Aseng melepaskan masker yang dikenakannya. 

"Hey pembunuh (Aseng) buka maskernya," kata seorang Purnawirawan TNI yang hadir, berteriak. 

Dalam adegan, terlihat Aseng dan korban terlibat cekcok. Tak lama kemudian, Aseng menusuk korban secara sadis.

Saat kejadian, korban tidak sempat melawan lantaran posisinya berada di dalam kendaraan pickup. 

Tubuh yang sudah berlumuran darah, korban sempat mengendarai mobil tersebut untuk menghindari Aseng. 

Ketika itu korban memacu mobilnya untuk mencari fasilitas kesehatan. 

Akan tetapi sekitar 50 meter dari TKP awal, korban menabrak kendaraan yang ada di depannya. 

Dari sana, nyawa korban akhirnya tidak bisa diselamatkan, lantaran kehabisan darah. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, ada 27 adegan dalam proses rekonstruksi.

Di sana juga ada tersangka Aseng dan sejumlah saksi yang melihat kejadian pembantaian pensiunan TNI tersebut.

Reka ulang dilakukan sesuai fakta yang ditemukan selama proses penyidikan. 

"Rangkaian (rekonstruksi pembunuhan pensiunan TNI) ini berjalan betul-betul sesuai dengan rangkaian dengan kejadian yang sebenarnya. Ada 27 adegan," kata Ibrahim di lokasi. 

Penyidikan hingga proses rekonstruksi dikatakan Ibrahim dilakukan secara transparan, terbuka, profesional dan normatif. 

"Sesuai dengan aturan hukum sehingga kita betul-betul melaksanakan penyidikan ini sangat objektif," tegasnya. 

Tentang motif pembunuhan, dikatakan Ibrahim Tompo, tidak ada motif dendam. 

Motif tersangka Aseng melakukan pembunuhan, murni karena kesal terhadap korban. 

Ibrahim juga memastikan jika Aseng tidak mengalami gangguan jiwa, sehingga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum.

"Tetapi memang indikasi yang dilakukan tersangka ini aksi karena merasa kesal akhirnya terjadi kejadian seperti ini," katanya. 

"Tidak perlu (hasil tes kejiwaan) karena memang tidak menunjukan adanya kelainan jiwa," sebutnya. 

Dalam kasus ini, tersangka Henry sebelumnya hanya dijerat pasal 351 KUHAP tentang penganiayaan hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia. 

Setelah pendalaman, kini Aseng bisa dijerat pasal pembunuhan berencana. 

Dari hasil penyidikan terbaru Direskrimum Polda Jabar, pelaku Aseng dapat dijerat pasal 340, 338, dan 351 KUHAP, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun maksimal sampai seumur hidup dan hukuman mati. 

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luis Milla Bicara Alasan Rombak Formasi Pemain Persib di BRI Liga 1 2022/2023 saat Melawan RANS Nusantara

Luis Milla Bicara Alasan Rombak Formasi Pemain Persib di BRI Liga 1 2022/2023 saat Melawan RANS Nusantara

| Selasa, 06 September 2022 | 10:39 WIB

Oknum Bobotoh Masih Terbawa Kebiasaan Lama, Akibatnya Tak Terduga

Oknum Bobotoh Masih Terbawa Kebiasaan Lama, Akibatnya Tak Terduga

| Selasa, 06 September 2022 | 10:37 WIB

Ngeri! Begini Modus Pria Hidung Belang Lecehkan Bobotoh Perempuan di Tribun Penonton

Ngeri! Begini Modus Pria Hidung Belang Lecehkan Bobotoh Perempuan di Tribun Penonton

Jabar | Selasa, 06 September 2022 | 10:38 WIB

Terpopuler: Persib Tekor Rp 450 Juta Gara-gara Ulah Oknum Bobotoh, Reka Ulang Saat Aseng Habisi Nyawa Purnawirawan TNI

Terpopuler: Persib Tekor Rp 450 Juta Gara-gara Ulah Oknum Bobotoh, Reka Ulang Saat Aseng Habisi Nyawa Purnawirawan TNI

Jabar | Selasa, 06 September 2022 | 10:12 WIB

Sadisnya Aseng Membantai Pensiunan TNI yang Kerja Jadi Sopir Mebel, TKP Lembang Disesaki Warga, Purnawirawan Ikut Marah

Sadisnya Aseng Membantai Pensiunan TNI yang Kerja Jadi Sopir Mebel, TKP Lembang Disesaki Warga, Purnawirawan Ikut Marah

| Selasa, 06 September 2022 | 09:07 WIB

Terkini

Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust

Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'

Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'

Kaltim | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:16 WIB

Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro

Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:15 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:04 WIB

Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran

Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00 WIB

4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian

4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:59 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB