Surat Usulan Evaluasi Kenaikan Harga BBM Bupati Cianjur Diduga Palsu

bandungbarat

Selasa, 20 September 2022 | 22:11 WIB
Surat Usulan Evaluasi Kenaikan Harga BBM Bupati Cianjur Diduga Palsu
Surat berkop Bupati Cianjur dengan nomor: 561/7010/Disnakertrans, ditandatangi Bupati Cianjur H. Herman Suherman. ((Suara.com))

SuaraBandungBarat.id - Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, supaya kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertalite dan Solar dievaluasi.

Usulan tersebut tertuang dalam surat berkop Bupati Cianjur dengan nomor: 561/7010/Disnakertrans, ditandatangi Bupati Cianjur H. Herman Suherman.

Surat usulan dikeluarkan atas desakan buruh Cianjur yang melakukan aksi penolakan harga BBM, karena berdampak terhadap masyarakat kecil.

“Iya betul, ada surat yang ditandatangani Bupati Cianjur, salah satu poinnya menolak kenaikan harga BBM,” tutur Ketua DPC SPN Kabupaten Cianjur, Hendra Malik, pada Suara.com, Selasa, 20 September 2022.

Hanya saja, Hendra menyangsikan keaslian surat tersebut, karena tandatangannya diduga asli tapi palsu.

“Ragu saya keasliannya, kan bupati sedang ada kegiatan di wilayah Cianjur Selatan, tapi bisa tanda tangan surat,” tandasnya.

Aksi unjuk rasa buruh tolak Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Diberitakan sebelumnya, ribuan buruh  di Kabupaten Cianjur yang tergabung sebagai Aliansi Buruh Cianjur Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Kantor  Pemerintahan Cianjur  "Pendopo" pada Senin, (19/092022).

Peserta aksi melakukan  longmarch dan unjuk rasa mulai dari kawasan industri Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, higga  berjalan kaki menuju pendopo kantor Bupati Cianjur.

baca juga

Berdasarkan pantau awak media peserta aksi unjukrasa yang terlibat  diantaranya, PPMI, FSPMI dan SPN.

Dalam rangkaian aksinya pengunjukrasa menuntut pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur segera Mencabut UU Omnibuslaw Cipata Kerja Nomor 11 Tahun 2020, Turukan Harga Bahan Bakar MInyak (BBM) bersubsidi, dan Menetapkan Kenaikan Upah Minimum Kerja (UMK) 2023 sebesar 15%.

Ketua SPN Kabupaten Cianjur, Hendra Malik mengatakan, aksi akan dilakukan selama dua hari dan tuntutan minta bertemu dengan Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Aliansi buruh Cianjur bersatu ini akan dilaksanakan dua hari tanggal 19 hari ini sampai besok tanggal 20 dan kita menuntut supaya bisa ketemu langsung dengan Bupati Cianjur ada tiga tuntutan dalam aksi sekarang,” ujar Hendra.

Hendra mengatakan, tuntutan yaitu penolakan kenaikan harga BBM yang kedua penolakan tentang undang-undang omnibuslaw cipta kerja, yang ketiga tentang kenaikan UMK tahun 2023 minimal 15%.

Ada tiga serikat pekerja yang melakukan unjukrasa hari pertama dengan perkiraan massa sebanyak 1.000 orang.

“Hari ini kita tidak melakukan sweeping kita juga memberikan kebebasan kepada teman-teman buruh Kabupaten Cianjur yang mau bekerja silakan bekerja yang mau ikut berjuang bersama kita yuk sama-sama,” pungkasnya. 

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Bisa Usul Jadi Penerima BLT BBM, Dinsos Sumedang Beberkan Kriterianya

Warga Bisa Usul Jadi Penerima BLT BBM, Dinsos Sumedang Beberkan Kriterianya

Sumedang | Selasa, 20 September 2022 | 20:41 WIB

Dua Warga Aceh Timur Ditangkap Gegara Angkut BBM Subsidi Pakai Tandon Air

Dua Warga Aceh Timur Ditangkap Gegara Angkut BBM Subsidi Pakai Tandon Air

Sumut | Selasa, 20 September 2022 | 20:19 WIB

Soal Uang BLT BBM 2022, Bupati Sumedang: Gunakan untuk Sesuatu yang Lebih Tepat

Soal Uang BLT BBM 2022, Bupati Sumedang: Gunakan untuk Sesuatu yang Lebih Tepat

Sumedang | Selasa, 20 September 2022 | 20:09 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×