SuaraBandungBarat.id - Bisnis kopi memang tak ada matinya. Tidaklah mengharankan jika kini banyak bermunculan cafee dan resto yang menyajikan menu utama citarasa kopi. pun demikian dengan perkembangan bisnis kopi di Kabupaten Cianjur kian menggeliat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno melihat potensi bisnis yang baik ini dan iapun langsung memberikan pelatihan tentang kopi di Tatar Santri Cianjur.
Berikutnya, Sandiaga Uno memberikan pelatihan barista dan kopi di Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan pelatihan diikuti oleh ratusan masyarakat Cianjur dan juga siswa SMK.
Melalui pelatihan ini, Sandiaga melihat kopi di Cianjur memiliki kualitas yang baik dan potensi untuk dikembangkan.
"Di Cianjur ini kopi sangat luar biasa potensinya, baik di selatan maupun di utara, variasinya sangat banyak. Jadi kita berikan pelatihan agar kopi Cianjur ini bisa naik kelas," kata Sandiaga.
Pria ganteng dan berkacamata inipun optimis kopi di Cianjur bisa membuka lapangan kerja di masyarakat. Ditambah dengan antusias dari kalangan anak muda.
"Turunan komunitas ini yang menjadi tulang punggung kita untuk menciptakan 1,1 juta lapangan kerja. Saya kagum antusias teman-teman SMK dan mereka bahkan berpartisipasi sudah punya produk sendiri," ujar Sandiaga.
Salah satu peserta pelatihan, Kuncoro mengatakan sangat terkesan dengan pelatihan ini. Kuncoro sebagai salah satu guru SMK ini juga mendukung kegiatan pelatihan diikuti oleh para siswanya.
"Saya sangat terkesan, kita punya ruang untuk bisa menyampaikan apa yang menjadi niat dan tujuan kita," kata Kuncoro.
Baca Juga: Geger! Setelah Azan Isya, Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Rumah Warga Menang Raya
Kuncoro juga berterima kasih Sandiaga sudah mendukung kopi hasil produksi siswanya. Ia optimis produk ini dapat dikembangkan lebih luas.
"Terima kasih Pak Sandi sangat luar biasa inspiratif, beliau begitu semangat dan kita ingin mengikuti jejak beliau terutama kepada anak didik kita, kami optimis bisa membuka lapangan kerja dan konsisten untuk mengembangkan usaha ini," ujar Kuncoro.
Sumber : Suara.com