Kisah Perjuangan Seorang Pramugari, Dilarang Naik Berat Badan Agar Tetap Seksi dan Ideal

bandungbarat | Suara.com

Sabtu, 24 September 2022 | 17:23 WIB
Kisah Perjuangan Seorang Pramugari, Dilarang Naik Berat Badan Agar Tetap Seksi dan Ideal
Ilustrasi Pramugari (Instagram)

SuaraBandungBarat.Id - Seorang pramugari membeberkan kisah di balik pekerjannnya dulu yang ternyata penuh perjuangan

Tentu, tidak hanya dituntut untuk selalu mengenakan pakaian dan sepatu tertentu, ia juga dilarang naik berat badan.

Anna Hodd adalah seorang wanita yang pernah menjadi pramugari untuk maskapai asal Amerika Serikat. 

Ia bergabung dengan maskapai tersebut ketika masih berusia 21 tahun dan lulus dari perguruan tinggi pada tahun 1976.

Setelah beberapa lama di sana, ia memilih untuk meninggalkan pekerjaannya. 

Hal itu karena dia menganggap apa yang didapat tidak sebanding dengan pengorbanannya.

Dikutip dari laman Insider, Kamis (9/6/2022), memang ada beberapa pekerjaan yang memiliki aturan yang tidak hanya ketat, tapi juga terkesan kejam. 

Menurut wanita ini, pramugari adalah salah satu dari sekian pekerjaan tersebut.

"Setiap maskapai memiliki referensi masing-masing untuk rekrutmen karyawan. Walaupun begitu, untuk menjadi pramugari, pasti dilihat dari kecantikan, tinggi badan, dan berat badannya," ungkap Hodd.

Sejak awal, sudah ada aturan terkait pakaian apa yang bisa dipakai, sepatu mana yang harus dikenakan, hingga perkara warna bibir. 

"Kami tidak bisa memakai lipstik sesuka kami. Ada aturan tentang itu dan jika warnanya terlalu pucat dan tidak menarik, taruhannya adalah pekerjaan kami," jelas Hodd.

Sementara itu, terkait alas kaki, setiap pramugari wajib memakai heels, termasuk untuk perjalanan panjang. 

Hodd menceritakan bahwa ia pernah memakai heels selama 14 jam ketika bertugas dalam penerbangan menuju Kairo, Mesir.

Namun hal yang paling menyiksa adalah aturan terkait berat badan. Para pramugari dilarang menaikkan berat badan. 

Mereka harus memiliki berat maksimal sekitar 120 pound atau 54 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Mewanti-wanti Kader Soal Dansa-dansa Politik, Pengamat: Ditujukan ke Ganjar

Megawati Mewanti-wanti Kader Soal Dansa-dansa Politik, Pengamat: Ditujukan ke Ganjar

News | Jum'at, 23 September 2022 | 19:47 WIB

Puan Maharani Diteriaki 'Presiden' oleh Emak-emak Meski Elektabilitas Anjlok, Cuma Jawab: Alhamdulillah

Puan Maharani Diteriaki 'Presiden' oleh Emak-emak Meski Elektabilitas Anjlok, Cuma Jawab: Alhamdulillah

News | Jum'at, 23 September 2022 | 19:22 WIB

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Jauh  di Atas Puan Maharani

Survei Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Pranowo Jauh di Atas Puan Maharani

| Jum'at, 23 September 2022 | 16:15 WIB

Jadi Anak Kos di Partai Sendiri, Elektabilitas Ganjar Pranowo Meluncur Deras Jauh Tinggalkan  Puan Maharani

Jadi Anak Kos di Partai Sendiri, Elektabilitas Ganjar Pranowo Meluncur Deras Jauh Tinggalkan Puan Maharani

| Jum'at, 23 September 2022 | 14:15 WIB

Kacau! PDIP Salah Taktik, Elektabilitas Ganjar Pranowo Malah Naik Usai Jadi 'Anak Kos' di Partai Sendiri

Kacau! PDIP Salah Taktik, Elektabilitas Ganjar Pranowo Malah Naik Usai Jadi 'Anak Kos' di Partai Sendiri

News | Jum'at, 23 September 2022 | 12:57 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB