SuaraBandungBarat.id - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tercatat sebagai sejarah kelam dalam dunia persepakbolaan di indonesia.
Peristiwa tersebut mengakibatkan ratusan suporter meninggal dengan secara tragis.
Insiden Kanjuruhan rusuh berlangsung setelah laga Arema vs Persebaya yang melanjutkan pertandingan laga BRI Liga 1.
Ujung dari laga, Arema harus menerima pil pahit kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3.
Setelah tragedi Kanjuruhan rusuh yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu, banyak beredar video suporter Arema yang terjebak di pintu keluar stadion Kanjuruhan.
Dilansir Suara.com lewat akun TikTok @kelpinbotem, nampak para suporter Arema FC yang terlihat dalam video berdesakan dan terjebak di pintu exit stadion.
Video suporter Arema FC yang terjebak di pintu keluar Stadion Kanjuruhan Malang. (TikTok/ @kelpinbotem)
"Pintunya ditutup terus dilempari gas air mata secara brutal, apakah anda sengaja membantai kami wahai polisi," tulis @kelpinbotem dalam video unggahannya tersebut.
Selain itu, akun TikTok @kelpinbotem menjelaskan keterangan video dengan tulisan "G30S PKI versi sepakbola, dimana nuranimu pak".
Baca Juga: CEO Apple Tim Cook Berkunjung ke Paus Fransiskus di Vatikan, Minta Petunjuk?
Pada video itu nampak banyak sekali Aremania maupun Aremanita yang berdesakan dan berhimpitan memenuhi tangga menuju pintu keluar stadion.
Saking penuhnya suporter Arema FC yang berdesakan hingga membuat pagar pembatas tangga yang roboh.
Tak hanya itu, nampak juga Aremanita yang terlihat lemas hingga harus ditidurkan di pembatas tangga yang roboh.
Aremanita yang nampak lemas itu diduga karena berdesakan dan berhimpitan sampai membuatnya sesak nafas.
Dalam video yang tersebar itu juga menampilkan dua Aremania yang memanjat pintu stadion yang tertutup untuk mencari pintu keluar.
Sontak video tersebut mencuri banyak perhatian warganet yang melihatnya dan tak sedikit warganet yang memberikan komentar sedih atas kejadian itu.