SuaraBandungBarat.id – Jang Hansol atau biasa dipanggil Hansol merupakan salah satu YouTuber Indonesia yang tinggal di Korea Selatan. Sebelumnya, Jang Hansol dan istrinya, yakni Jeanette, berencana untuk menghadiri pesta Halloween di Itaewon.
Keduanya berencana untuk membuat konten YouTube mengenai acara Halloween yang diadakan di Itaewon tersebut. Ia berniat memperlihatkan seperti apa pesta Halloween di Itaewon kepada para penonton Indonesia yang ia sebut dengan bolo-bolo.
Akan tetapi, Jang Hansol justru membatalkan niatnya tersebut. Ia juga mengaku sangat bersyukur karena telah membatalkan niatnya tersebut sehingga tragedi tersebut tidak menimpa dirinya serta istrinya.
Keduanya merasa bahwa hampir saja mereka menjadi korban dari tragedi pesta Halloween tersebut. Jang Hansol kemudian mengungkapkan rasa duka citanya mengenai tragedi pesta Halloween di Itaewon tersebut.
"Jujur aku kemarin hampir ke sana. Tapi aku gak bisa ngehadirin. Rencananya habis makan malam aku sama Jeanette itu mau ke Itaewon," ujar Hansol dikutip dari channel YouTube nya Korea Reomit.
Hansol juga menuturkan bahwa Itaewon merupakan daerah di Korea Selatan yang memiliki budaya paling beragam. Bahkan di daerah tersebut juga tersedia aneka makanan dari berbagai macam negara.
Suami dari Jeanette tersebut juga menuturkan kronologi dari tragedi pesta Halloween di Itaewon berdasarkan sumber yang relevan. Ia menyebutkan bahwa banyak orang yang tertekan di pintu gang dan mati terinjak.
"Aku lihat video yang udah beredar di media sosial, orang - orang yang tertumpuk - tumpuk gitu, akhirnya pingsan," ujar Hansol.
Awalnya, pada pukul 22.20 terdapat laporan yang masuk ke 911 bahwa ada orang pingsan di gang kecil. Setelah 23 menit, situasi terlihat semakin darurat menjadi tingkat 1. Seluruh tim medis juga dikerahkan untuk membantu orang – orang yang pingsan di beberapa gang sempit.
Baca Juga: Lewati Jalan Raya Serang-Jakarta, Pengendara Motor Meninggal Dunia Karena Kecelakaan
Tingkat darurat kembali dinaikkan menjadi 3, hingga tim meminta bantuan ke daerah Yongi serta Incheon. Kemudian 2 orang dinyatakan tewas pada dini hari tepatnya pukul 01.10.
Selang 2 jam kemudian, lebih dari 100 orang dinyatakan tewas. Hansol menyebutkan tragedi ini lumayan parah hingga jalanan masih diawasi dan ditutup untuk sementara. (*)
Sumber: YouTube Korea Reomit