Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 12 Februari 2026 | 17:03 WIB
Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC
Persib Bandung menderita kekalahan telak di pertandingan leg pertama 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 dari Ratchaburi FC. Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui laga itu sangat berat dan bakal jadi misi sulit di leg kedua. [Dok. Suara.com/Rahman]
baca 10 detik
  • Persib Bandung takluk 0-3 dari Ratchaburi FC dalam leg pertama 16 besar AFC Champions League Two 2025/26.
  • Dua gol Ratchaburi dicetak oleh Pedro Tana (menit 5 dan 84) serta satu gol Gabriel Mutombo (menit 53).
  • Pelatih Bojan Hodak menilai performa timnya buruk, terutama saat mengawali pertandingan di Thailand.

Suara.com - Persib Bandung menderita kekalahan telak di pertandingan leg pertama 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 dari Ratchaburi FC. Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui laga itu sangat berat dan bakal jadi misi sulit di leg kedua.

Persib harus mengakui keunggulan tuan rumah Ratchaburi dengan skor 0-3 pada Rabu (11/2/2026) dalam laga di Stadion Ratchaburi, Thailand. 

Rentetan kebobolan Persib sudah terjadi sejak awal babak pertama, gol cepat Pedro Tana menit 5 tak bisa dihindarkan. 

Maung Bandung coba cari gol balasan dengan mengontrol permainan, namun kegigihan kiper Kampol Pathomakkakul dan tiang gawang selalu menggagalkan peluang Persib. 

Gol cepat kembali terjadi di babak kedua menit 53 melalui Gabriel Mutombo memanfaatkan crossing ciamik Jakkaphan Kaewprom. 

Ratchaburi akhirnya menyudahi laga dengan skor lebih besar ketika Pedro Tana mencetak brace di menit 84. Persib membawa misi berat membalas agregat gol tersebut. 

“Performa kami tidak bagus ketika memulai pertandingan, kami tidak mengawali laga dengan baik. Di 10 menit pertama kami kebobolan, setelahnya kami bisa mengatur ritme permainan, punya peluang, tapi tak bisa cetak gol,” sesal Bojan Hodak di laman I.League.

Hodak mengutarakan jika kekalahan ini merupakan laga yang buruk, cuaca memengaruhi kondisi pemain.

Persib gagal memenangkan lini tengah, lawan berbahaya dengan serangan balik, dan lini depan masih perlu diperbaiki jadi pekerjaan rumah bagi Hodak.

baca juga

“Kami kalah di lini tengah mereka selalu memenangkan bola kedua," jelasnya.

"Perubahan kami lakukan di babak kedua tapi lawan berbahaya dalam serangan balik. Laga yang buruk dan cuaca juga berpengaruh, tapi itu bukan alasan,” tutur pelatih asal Kroasia itu. 

Hodak mengakui Ratchaburi lebih layak untuk menang. Persib perlu bekerja keras di leg kedua Rabu (18/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 

“Mereka pantas untuk menang karena lebih baik. Kami punya waktu tujuh hari, fokus untuk memainkan laga berikutnya di kandang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Bobotoh Provokasi Fans Ratchaburi FC Hingga Nyaris Baku Hantam

Kronologis Bobotoh Provokasi Fans Ratchaburi FC Hingga Nyaris Baku Hantam

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:46 WIB

Petinggi Ratchaburi Minta Fans Waspada Tingkat Tinggi Tandang ke Markas Persib Bandung

Petinggi Ratchaburi Minta Fans Waspada Tingkat Tinggi Tandang ke Markas Persib Bandung

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:17 WIB

Media Thailand Soroti Ulah Tak Terpuji Bobotoh Saat Persib Dibantai Ratchaburi FC

Media Thailand Soroti Ulah Tak Terpuji Bobotoh Saat Persib Dibantai Ratchaburi FC

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

×