SuaraBandungBarat.id - Kasus pencemaran nama baik yang dialami Dewi Perssik hingga kini masih ramai diperbincangkan.
Di tengah kesibukannya, ternyata Dewi Perssik berusaha menyempatkan waktu untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Ketika ditemui awak media, Dewi Perssik memberikan keterangan jika saat ini dirinya tengah menjalani kesibukan.
Namun hingga saat ini, Dewi Perssik memberikan keterangan bahwa baru tiga orang saja yang sudah ditemuinya.
Pihak media juga bertanya tentang bagaimana sikap Dewi Perssik ketika bertemu para pelaku yang dijawabnya biasa saja.
Dewi Perssik tidak ingin terlalu pusing memikirkan hal tersebut karena menurutnya kasus itu sudah diserahkan kepada Bang Sandy.
"Belum ketemu ada tiga, yang tiga sudah ketemu,ya biasa aja, kan udah aku serahkan sama Bang Sandy," kata Dewi Perssik yang dikutip dari Youtube OFFICIAL NIT NOT, Kamis (10/11/2022).
Menanggapi perkataan orang kepadanya, Dewi Perssik sebenarnya akan menerima, asalkan kritik dan masukan yang membangun.
"Iya, sebenarnya kalo kita mau dikomentari dikritik itu saya terima masukannya, tapi jangan nyinyir dan fitnah," jelasnya.
Baca Juga: Heru Budi Lantik Pejabat DKI Secara Tertutup, Wartawan Diusir Tak Boleh Meliput
Menurut Dewi, kritik yang membangun tidak akan jadi masalah, tapi jika aib yang diungkapkan ternyata tidak benar, maka akan jadi fitnah.
"Mengkritik membangun itu gak masalah, tapi kalo misalkan jatohnya membuka aib, iya kalo bener, kalo gak bener kan jatuhnya fitnah," sambungnya.
Usut punya usut, ternyata proses hukum kasus tersebut sengaja Dewi Perssik lanjutkan untuk menerapkan efek jera.
Dewi Perssik tidak ingin hal demikian terjadi lagi dan masuk ke telinga anaknya yang memang saat ini tidak lepas dari gadget.
"Hal-hal yang seperti ini yang mesti aku harus bisa protect karena aku punya anak, di mana anakku tuh kan juga bersosialisasi sama masyarakat, itu kan pasti kan mainnya gadget," tuturnya.
Tidak hanya itu, yang menjadi alasan Dewi Perssik melanjutkan proses hukum kasus tersebut ternyata takut dianggap buruk oleh anaknya.