Puluhan Warga Bandung Barat Keracunan, Dinkes Selidiki Penyebab Pasti

bandungbarat | Suara.com

Senin, 13 Februari 2023 | 17:14 WIB
Puluhan Warga Bandung Barat Keracunan, Dinkes Selidiki Penyebab Pasti
Ilustrasi Penanganan Medis (pixabay.com/DarkoStojanovic)

SuaraBandungBarat.id- Puluhan warga Kampung Cilangari RW 11 Desa Cilanggari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga mengalami keracunan makanan pada MInggu (12/2/2023).

Berdasarkan Data Puskesmas DTP Gununghalu menyebut, setidaknya ada 83 warga yang merasakan gejala mual disertai muntah-muntah dan sebanyak 46 orang menjalani perawatan medis di Puskesmas setempat dan 7 diantaranya dirujuk ke RSUD Cililin. Sementara itu, 30 orang menjalani perawatan di rumah.

Kepala Puskesmas DTP Gununghalu Dr Edi Junaedi mengatakan, pihaknya mengerahkan seluruh tenaga medis yang ada dan memaksimalkan seluruh tempat tidur yang ada di Puskesmas DTP Gununghalu untuk menangani para korban.

Kondisi ini membuat Puskesmas DTP Gununghalu kewalahan karena idealnya merawat maksimal 15 pasien sesuai ketersediaan tempat tidur atau bed. Belum lagi, tenaga perawat di puskesmas ini juga masih terbatas sehingga harus menerjunkan seluruh staf yang ada.

"Betul korban keracunan terus bertambah. Hari ini saja sudah ada lima orang masuk lagi. Jadi total yang dirawat di sini ada 46 pasien," katanya, Senin (13/2/2023).

Ia menambahkan, lantaran korban yang terus bertambah pihaknya melakukan alih fungsi ruang tunggu laboratorium yang berada di lantai dua menjadi tempat untuk perawatan para korban keracunan agar mendapatkan penganganan medis yang maksimal.

"Kita terpaksa pakai ruang tunggu Laboratorium untuk dipakai perawatan. Supaya gak diluar karena mayoritas pasien adalah lansia. Karena gak ada bed, mereka pakai tikar dulu," katanya.

Sementara itu, Kepala Saksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinkes KBB, Mawaddah mengatakan, pihaknya saat ini telah mengambnil sampel makanan yang dikonsumsi warga untuk mengetahui penyebab pasti keracunan yang menimpa warga tersebut.

"Nasi kotak itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, tumis kentang. Kita sudah bawa dulu sampel makanannya untuk diuji lab," katanya.

Ia menyebut, hasil uji laboratorium baru keluar minimal dalam waktu sepekan ke depan untuk memastikan penyebab pasti makanan yang mengakibatkan puluhan warga mengalami keracunan tersebut.

"Untuk dugaannya kita tidak bisa menduga-duga. Nanti penyebab pastinya menunggu hasil laboratoriumnya keluar dulu. Sekarang lagi kita proses ke laboratorium Provinsi Jawa Barat," tandasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Info Lowongan Kerja di Pabrik Otomotif! Warga Bandung Barat Bisa Melamar, Terbuka hingga 28 Februari 2023

Info Lowongan Kerja di Pabrik Otomotif! Warga Bandung Barat Bisa Melamar, Terbuka hingga 28 Februari 2023

| Senin, 13 Februari 2023 | 17:08 WIB

Penyuka Olahan Ikan, Berikut Harga Ikan di Pasar Tradisional Bandung Barat

Penyuka Olahan Ikan, Berikut Harga Ikan di Pasar Tradisional Bandung Barat

| Senin, 13 Februari 2023 | 12:03 WIB

Update Harga Bawang di Pasar Tradisional Kabupaten Bandung Barat, Berikut Daftar Lengkap Harganya

Update Harga Bawang di Pasar Tradisional Kabupaten Bandung Barat, Berikut Daftar Lengkap Harganya

| Senin, 13 Februari 2023 | 11:10 WIB

Terkini

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:33 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:41 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:07 WIB

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:52 WIB