SuaraBandungBarat.id - Inilah materi teks khutbah Jumat singkat terbaru tentang "Pelajaran Penting Isra Miraj".
Contoh teks khutbah Jumat ini tentu dicari para khatib ketika ingin berkhutbah.
Dalam ibadah sholat Jumat, biasanya sebelumnya diadakan khutbah. Khotbah Jumat mengingatkan kita akan tujuan hidup kita di dunia ini.
Bagi Anda yang sedang mencarinya, inilah lengkap teks khutbah Jumat singkap.
Teks Khutbah Jumat Singkat Terbaru 2023
Khutbah Pertama
.
Amma ba’du …
Ma’asyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah …
Ada beberapa pelajaran dari peristiwa Isra Miraj:
Pertama:
Orang-orang yang mendustakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada kisah Isra dan menganggapnya aneh, mereka lupa tentang sesuatu yang penting yang dikemukakan pada ayat yang Allah Ta’ala firmankan,
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’: 1)
Allah-lah yang mengisra’kan hamba-Nya–Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam–tidak pernah mengatakan bahwa ia melakukan atas kemauannya sendiri.
Orang yang mengingkari isra dan menganggap aneh sesungguhnya ia telah menyerang dan menyangkal kekuasaan Allah bukan kekuasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kedua:
Peristiwa Isra Mikraj dan sejumlah peristiwa aneh (mukjizat), Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan dalam Fath Al-Bari (7:205),
“Semua peristiwa seperti pembelahan dada, dikeluarkannya hati, dan yang lainnya wajib diterima tanpa harus menyangkalnya atau menafsirkannya karena kemampuan Allah yang sangat mungkin, tidak ada satu pun yang mustahil dalam hal ini bagi Allah.”
Ketiga:
Di antara hikmah Isra sebelum Mikraj adalah keinginan untuk memperlihatkan kebenaran bagi para penentang yang ingin memadamkannya. Sebab, seandainya dimikrajkan terlebih dahulu dari Makkah ke langit, maka tidak ada peluang bagi para pembakang untuk meminta penjelasan.
Ketika beliau menceritakan bahwa beliau diisrakan ke Baitul Maqdis, mereka pun menanyakan detailnya, karena mereka pernah melihatnya dan mereka mengetahui bahwa beliau belum pernah melihatnya. Namun, ketika beliau menceritakan, terbuktilah kebenaran ceritanya tentang Isra ke Baitul Maqdis. Apabila cerita tersebut benar, maka benarlah semua cerita beliau. Lihat Fath Al-Bari, 7:200-201.
Khutbah Kedua
: !! . . . . . :
.
Sumber: Rumaysho