Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya

M Nurhadi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:17 WIB
Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Prabowo saat menggelar pertemuan dengan para pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo membahas isu nuklir Timur Tengah di Istana Negara, Jakarta, pada 31 Juli 2026.
  • Siaran langsung pidato tersebut mendadak terhenti dan bagian pembicaraan nuklir Iran dihilangkan dari video unggahan ulang.
  • Pihak Istana dan Sekretariat Presiden belum memberikan penjelasan resmi terkait terputusnya siaran dan penyuntingan video tersebut.

Suara.com - Perhatian publik ruang digital mendadak tertuju pada jalannya komunikasi resmi Istana Negara setelah sebuah insiden penghentian tayangan siaran langsung terjadi di tengah pidato kepresidenan.

Momen yang ramai diperbincangkan tersebut berlangsung ketika Presiden Prabowo Subianto tengah mengulas peta dinamika keamanan global, khususnya isu sensitif seputar perlombaan kepemilikan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah.

Peristiwa tersebut terekam dalam pertemuan Presiden Prabowo bersama jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).

Dalam forum yang dihadiri para pelaku usaha nasional itu, Presiden memaparkan betapa kompleksnya ketegangan geopolitik internasional saat ini, termasuk risiko efek domino apabila suatu negara di Timur Tengah terkonfirmasi mengembangkan persenjataan atom.

Di tengah analisis geopolitik yang disampaikan, Prabowo menyinggung perihal informasi terkait status kepemilikan senjata nuklir oleh Iran.

Prabowo menilai bahwa munculnya persepsi mengenai kapasitas militer nuklir Iran dapat memicu motivasi negara-negara tetangga di kawasan Teluk dan Timur Tengah untuk ikut serta membangun kekuatan penangkal yang setara.

"Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirate (Uni Emirat Arab) juga ingin punya senjata nuklir, Qatar juga ingin punya senjata nuklir, Mesir juga ingin senjata nuklir," ujar Prabowo dalam forum terkait.

Namun, beberapa saat setelah pernyataan tersebut terucap, tayangan siaran langsung yang dipancarkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden mendadak terhenti.

Dalam berbagai potongan video yang kemudian beredar luas dan viral di media sosial X, transmisi audio pidato terdengar langsung terputus tepat seiring dengan hilangnya gambar tayangan dari layar siaran.

baca juga

Kejanggalan ini dengan cepat memicu tanda tanya besar di kalangan warganet. Publik mempertanyakan faktor penyebab senyapnya siaran resmi tersebut tepat ketika topik bahasan menyentuh isu keamanan internasional yang memiliki tingkat sensitivitas diplomatik tinggi.

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut pada kanal YouTube Sekretariat Presiden, video rekaman lengkap kegiatan bersama Kadin Indonesia tersebut memang telah kembali tersedia untuk publik.

Akan tetapi, segmen pidato yang memuat pernyataan Presiden mengenai Iran dan uraian tentang potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah tidak lagi ditemukan dalam versi unggahan ulang tersebut.

Hingga Minggu (2/8/2026), belum ada penjelasan atau keterangan resmi yang diterbitkan oleh pihak Istana maupun Sekretariat Presiden mengenai alasan teknis ataupun editorial di balik terputusnya siaran tersebut.

Belum dapat dipastikan apakah hilangnya potongan narasi tersebut merupakan langkah penyuntingan standar, gangguan teknis jaringan, atau bagian dari pertimbangan protokol komunikasi luar negeri.

Video tersebut kini tersebar di berbagai platform, salah satunya direpost oleh mood.jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Orang Bakal Padati Kawasan Mulai Sore Ini

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

Tiga Orang Tewas, Pemerintah Mulai Kaji Penggunaan Sound Horeg

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:41 WIB

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia TC di China, Garuda Muda Siapkan Ujian Jelang Piala Asia U-20 2027

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:39 WIB

Eks Liverpool Sarankan Nama Ini untuk Jadi Pelatih Anyar Kevin Diks Dkk

Eks Liverpool Sarankan Nama Ini untuk Jadi Pelatih Anyar Kevin Diks Dkk

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:32 WIB

Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw

Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 20:30 WIB

Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur

Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 20:30 WIB

Ada Teman Nonton Baru di Bioskop, Smoothies Creamy Sehat dengan 4 Rasa Menggoda

Ada Teman Nonton Baru di Bioskop, Smoothies Creamy Sehat dengan 4 Rasa Menggoda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:26 WIB

Film Ritual Gaib Tayang Hari Ini di Bioskop, Dinda Hauw Alami Hal Mistis hingga Muntah-Muntah

Film Ritual Gaib Tayang Hari Ini di Bioskop, Dinda Hauw Alami Hal Mistis hingga Muntah-Muntah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 20:24 WIB

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:14 WIB

×