SuaraBandungBarat.id - Ramalan dalam mencari jodoh memang masih dipercayai oleh sebagian kalangan, namun ada salah satu cara agar mendapatkan dan menetapkan jodoh sesuai dengan syariat Islam, begini penjelasan Buya Yahya.
Mencari serta menetapkan jodoh mungkin membuat bingung sebagian orang, sehingga memilih untuk meramalkan jodoh melalui nama depan atau belakang. Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk memantapkan hati ketika memilih jodoh seperti apa yang baik dan cocok untuk menjadi pasangan hidup seseorang.
" Bukankah Nabi sudah mengajarkan Istikhoroh, yasudah lakukan Istikhoroh. Cuman kadang-kadang berita seperti itu menjadikan ragu-ragu, " jelas Buya Yahya dikutip dari Youtube Al-Bahjah, Selasa, (21/02/2023)
Buya mengatakan bukan maksud untuk mencaci maki sebuah tradisi dalam penentuan jodoh yang cocok untuk dijadikan pasangan, namun dalam Islam ada sebuah rambu yang harus diperhatikan oleh Ummat Muslim.
" Kita tidak mencaci sebuah tradisi, akan tetapi Islam ada rambu-rambunya. Kadang nama di cocokologi, Istikhoroh membuat hati tenang, " terangnya
Istikhoroh mempunyai nilai ibadah bagi yang menjalankannya, sehingga tidak perlu lagi untuk menggunakan ramalan-ramalan seperti itu.
" Istikhoroh sudah jelas melakukan shalat ibadah, jangan seperti anak yang males sekolah lalu jawab pertanyaan dengan menghitung kancing, " ungkapnya
Jika Ummat Muslim sudah tahu tentang syariat serta pendidikan yang diberikan oleh Nabi Muhammad tentang pemilihan serta penetapan jodoh, maka lakukanlah Istikhoroh.
" Anda yang sudah tahu yasudah itu jalankan dengan syariat Nabi, pendidikan Nabi yaitu Istikhoroh, minta kepada Allah yang memberikan petunjuk, " tambahnya
Baca Juga: 5 Cara Agar Suami Makin Sayang, Bunda Wajib Mencobanya Agar Pasangan Betah di Rumah
Buya berpesan bahwa kita sebagai Ummat Muslim jangan sampai melupakan segala sesuatu yang telah diajarkan serta dianjurkan oleh Rasulullah.
" Jangan sampai kita melupakan apa yang telah diajarkan Nabi oleh Ummat. Orang beristikhoroh tidak harus melihat mimpi, akan tetapi jalankan perintah Nabi maka selesai semuanya. " tandasnya. (*)