SuaraBandungBarat.id - Yovie Widianto kembali membuat project terbarunya dengan me-remake lagu ‘Menyesal’ yang sebelumnya sempat dipopulerkan oleh Ressa Herlambang pada tahun 2008 lalu.
Project tersebut berkolaborasi dengan tiga penyanyi muda yaitu Lyodra, Tiara Andini, dan
Ziva Magnolya. Di mana, lagu tersebut menjadi trending nomor satu di Youtube dengan jumlah ribuan like (suka).
Yovie berharap bahwa dengan merilis LTZ (Lyodra, Tiara Andini, dan Ziva Magnolya), dapat menjadi sebuah kekuatan vokal baru.
Di sisi lain, mereka memiliki kekuatan sebagai penyanyi solo sehingga jika dikumpulkan akan menjadi kolaborasi yang kuat untuk musik Indonesia.
“Akhirnya saya bisa merilis LTZ ini, yang jelas semoga dari rencana saat ini sampai kedepannya ini bisa menjadi sebuah kekuatan vokal baru. Selain mereka punya kekuatan sebagai penyanyi solo, mereka juga punya kumpulan berbareng kolaborasi yang kuat untuk musik Indonesia,” ujar Yovie Widianto yang dikutip oleh SuaraBandungBarat.id dari kanal youtube Seleb Oncam News, Senin (6/3/2023).
Ternyata rencana pembuatan project ini sudah direncanakan sejak lama setelah Yovie dan tiga penyanyi muda itu bertemu.
Sayangnya, Yovie mengatakan rencana tersebut selalu bentrok dengan kesibukan mereka.
“Sebenernya rencananya sudah lama dari pertama kali bertemu, cuman memang waktu ketemunya mereka bisa, saya sama Kahitna pergi kemana. Selang-seling terus kadang Tiara yang gabisa, Lyodra yang gabisa, atau Ziva,” kata Yovie Widianto.
Baca Juga: Lengkap, Ini Doa di Malam Nisfu Syaban Versi Berjemaah
Namun, akhirnya mereka memiliki waktu untuk bisa melakukan rekaman karena jika ditunda terus, project tersebut tidak akan cepat selesai.
“Akhirnya mereka bisa rekaman, nggak begitu lama musik videonya jadi bisa dibesarin sekarang. Kalau nggak ntar bisa berapa tahun lagi, jadi nggak selesai-selesai,” pungkas Yovie Widianto.
Untuk penempatan trik vokal tidak sulit karena masing-masing itu bisa saling mengisi.
Meskipun, ada tiga tantangan suara mulai dari satu suara, suara pecahan, dan suara solo tetapi mereka bisa melakukannya dengan baik.
“Nggak, karena masing-masing itu bisa saling mengisi. Jadi ketika mereka bernyanyi dalam satu line atau satu suara dengan pecahan itu juga memiliki kedalaman. Ada yang satu suara, ada yang pecah-pecahan, cukup rumit. Ada yang masing-masing solo, jadi ada tiga part yang menjadi tantangan tetapi mereka bisa melakukannya dengan baik,” jelas Yovie Widianto.
Dengan demikian, Yovie Widianto berharap mereka sebagai penerus musik Indonesia yang membanggakan, bisa mewarnai dengan siapapun nanti mereka bekerja sama.