- Menteri Sosial Gus Ipul mengindikasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) lansia dan disabilitas kemungkinan diberikan satu kali sehari.
- Nominal anggaran per porsi MBG lansia disamakan dengan MBG siswa, yaitu Rp10 ribu per menu melalui SPPG.
- Teknis pelaksanaan MBG untuk lansia dan disabilitas masih dibahas oleh Kemensos dengan Badan Gizi Nasional (BGN) tahun ini.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia dan disabilitas kemungkinan akan diberikan satu kali sehari.
Nominal dari tiap porsi yang disajikan juga sama seperti MBG untuk siswa, yakni Rp10 ribu per menu, karena turut disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.
Diketahui bahwa Kemensos sebenarnya telah lama menjalankan program pemberian makanan untuk lansia, yang dulu disebut bantuan permakanan, diberikan sebanyak dua kali sehari. Namun, seiring adanya MBG, maka program permakanan itu kini turut digabung dengan MBG.
Oleh sebab itu, Gus Ipul menerangkan kalau teknis pelaksanaan MBG lansia dan disabilitas masih dalam tahap pembahasan dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
"(MBG lansia) mungkin sementara sekali. Selama ini kita dua kali ya, tapi ini masih dibicarakan lah. Apakah nanti tetap dua kali tapi dengan porsi yang seperti apa ini lagi kita bicarakan," ujar Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (6/2/2026).
Dalam program Permakanan sebelumnya, Kemensos menyediakan anggaran Rp15 ribu per porsi. Dengan pemberian makanan dua kali sehari, sehingga anggaran per satu orang penerima manfaat permakanan itu nilainya Rp30 ribu.
Sementara, MBG lansia dan disabilitas nantinya anggaran jadi lebih rendah lantaran mengikuti standar yang telah ditetapkan BGN untuk MBG siswa sekolah. Kendati begitu, pemerintah belum memutuskan hasil akhirnya.
![Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/16/74612-mbg-makan-bergizi-gratis-sppg-mutiara-keraton-solo-ilustrasi-sppg-ilustrasi-mbg.jpg)
"Mungkin dengan SPPG itu kan lebih murah, bisa sekali kirim dua. Kita lihat aja ini lagi didiskusikan. Kalau yang tahun lalu dilayani sendiri oleh Kemensos itu Rp15.000 sekali makan," ucap Gus Ipul.
"Jadi pagi dan siang, tapi dikirim sekali. Nah ini lagi dipikirkan dapat cukup sekali atau dua kali, sedang dipikirkan, masih dihitung semuanya," lanjutnya.
Baca Juga: Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
Program tersebut direncanakan mulai berjalan tahun ini. Namun, Kemensos masih perlu lakukan pertemuan dengan pihak BGN untuk mematangkan teknis pelaksanaannya.
"Kalau memungkinkan tahun ini. Sekarang kami mempersiapkan sasaran penerima manfaat. Nanti akan sekali lagi kami akan bertemu ke BGN untuk mematangkan rencana kita," tuturnya.