SuaraBandungBarat.id - Kata Dokter Boyke, awas jangan cukur area kewanitaan sampai gundul, begini akibatnya.
Banyak wanita yang suka mencukur bulu pada area kewanitaan mereka. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan organ intim dan meningkatkan rasa percaya diri saat berhubungan dengan pasangan.
Meskipun mencukur bulu pada area kewanitaan boleh dilakukan, Dokter Boyke Dian Nugraha, seorang pakar seksologi, menyarankan agar wanita tidak mencukur hingga gundul.
Menurutnya, bulu pada area kewanitaan diciptakan oleh Tuhan dengan fungsi tertentu.
Sayangnya, banyak wanita yang tidak menyadari manfaatnya dan memilih untuk mencukur hingga gundul, yang justru dapat menimbulkan risiko kesehatan.
"Jangan sampai mencukur hingga gundul, tetap sisakan. Bulu pada area kewanitaan diciptakan Tuhan dengan alasan tertentu," ujar Dokter Boyke seperti dikutip dari kanal YouTube dr. Richard Lee pada Jumat (10/3/2023).
Lebih lanjut, Dokter Boyke juga menjelaskan beberapa risiko yang mungkin terjadi akibat mencukur bulu pada area kewanitaan. Salah satunya adalah risiko infeksi jamur.
Mencukur bulu pada area kewanitaan juga dapat menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman. Hal ini dapat mendorong wanita untuk menggaruk dan meningkatkan risiko terkena infeksi jamur.
"Secara tidak sengaja, seseorang akan menggaruk. Hal ini dapat menambah risiko terkena infeksi dan juga meningkatkan risiko terkena infeksi jamur," kata Dokter Boyke.
Ia juga menjelaskan fungsi dari bulu pada area kewanitaan, yang dapat berperan sebagai penyaring kotoran sebelum masuk ke dalam liang vagina.
Kotoran yang ada di sekitar area sensitif dapat langsung masuk ke dalam vagina jika bulu dicukur gundul. Selain mencegah kotoran masuk, bulu pada area kewanitaan juga berguna untuk melindungi kulit dari gesekan.
Sumber: Suara Sumatera