SuaraBandungBarat.id - Ibu Ferry Irawan sebut Venna Melinda perlakukan anaknya seperti babu, ternyata pernah disuruh ke tempat ini.
Venna Melinda dan Ferry Irawan pertama kali bertemu ketika mereka bekerja sama dalam membuat konten. Venna mendapatkan nomor kontak Ferry dari Elma Theana, dan hubungan mereka semakin dekat setelah mereka mulai berpacaran.
Meskipun pada awalnya mereka ingin merahasiakan hubungan mereka, mereka akhirnya mengumumkan ke publik setelah memposting foto double date dengan pasangan lain.
Walaupun sebelumnya pernah ditolak, Ferry tetap memperjuangkan Venna dan akhirnya melamarnya pada hari ulang tahunnya.
Orang tua Venna sempat meragukan Ferry yang baru-baru ini bercerai, namun setelah Ferry meyakinkan mereka, akhirnya mereka setuju untuk menikah.
Akhirnya, Venna dan Ferry menikah pada tanggal 7 Maret 2022 di Bali, dan tampak bahagia serta serasi. Namun, belum genap setahun setelah menikah, Venna mengaku menjadi korban KDRT dan melaporkan suaminya ke polisi.
Kejadian ini bermula dari perselisihan di sebuah hotel di Kota Kediri, tetapi kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jatim untuk efisiensi.
Hariati, ibu dari Ferry Irawan, mengungkapkan pengakuannya
Perselisihan antara Venna Melinda dan ibu dari Ferry Irawan, Hariati, semakin memanas.
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Video Dewasa Mirip Amanda Manopo 45 Detik di Hotel
Baru-baru ini, Hariati menuduh bahwa Venna Melinda juga melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Ferry Irawan dengan menendangnya dan bahkan menguncinya dari luar saat berada di dalam rumah.
Selain itu, Hariati juga mengungkapkan bahwa Venna Melinda sering memerintahkan anaknya untuk pergi ke pasar.
Hariati mengatakan bahwa meskipun Ferry Irawan pernah ditendang oleh Venna Melinda, dia tidak pernah melaporkan kejadian tersebut.
Ferry Irawan juga tidak pernah melawan karena dia menganggap Venna Melinda sebagai istrinya.
Hariati juga mengungkapkan bahwa Venna Melinda pernah mengurung Ferry Irawan di kamar dan mengakui tindakan tersebut kepada ibu dari Verrell Bramasta.
Hariati meminta Venna Melinda untuk mengakui tindakan kekerasan dan pengurungan tersebut kepada Ferry Irawan dan mengakui bahwa dia telah mengunci suaminya di dalam kamar.