Pengusaha Lokal Menjerit, Proyek di Bandung Barat Diduga Dikuasai Pokir DPRD KBB

bandungbarat

Rabu, 29 Maret 2023 | 16:09 WIB
Pengusaha Lokal Menjerit, Proyek di Bandung Barat Diduga Dikuasai Pokir DPRD KBB
Ilustrasi:Kondisi Perkantoran Gedung Pemda KBB (Prokompim KBB)

SuaraBandungBarat.id- Pengusaha lokal Kabupaten Bandung Barat menjerit lantaran minim pekerjaan proyek dari Pemkab Bandung Barat sejak dua tahun terakhir ini lantaran terimbas pandemi covid-19.

Selain itu pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bandung Barat pun saat ini diduga mayoritas merupakan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD KBB.

Salah seorang pengusaha, Adang (40) menjelaskan, kendati telah memenuhi persyaratan undang-undang namun para pengusaha tersebut tidak memperoleh proyek pekerjaan.

"Habis semua dibabat sama program Pokir DPRD. Kita gak bisa dapat pekerjaan karena Pokir ini juga diduga sudah disiapkan pengusahanya," katanya, Rabu (29/3/2023).

Lebih lanjut ia mengatakan, usulan pokir anggota DPRD KBB secara regulasi dilindungi dan sudah diatur dalam undang-undang dengan tujuan untuk mewadahi aspirasi masyarakat yang tidak tercover dalam Musrenbang.

"Saya tau kalau Pokir itu diatur undang-undang. Tapi di KBB praktiknya kan malah membunuh para pengusaha lokal yang punya integritas dan rekam jejak pekerjaan. Sementara mereka cuma bawa pengusaha asal, bahkan cuma pinjem CV dari toko bangunan," katanya.

Adang menyebut, kuantitas pekerjaan dan besaran anggaran pokir milik anggota DPRD KBB tersebut jumlahnya variatif di setiap OPDnya. Bahkan ada dugaan di salah satu dinas hingga ratusan paket dikuasai pokir DPRD KBB.

Selain itu,  Pokir DPRD KBB tersebut juga tidak hanya berbentuk pengadaan barang dan jasa, bisa pula berupa pelatihan bahkan bimtek di satu dinas.

"Kalau gini yang terjadi bukan hanya pengusaha yang rugi. Tapi juga sistem demokrasi kita terancam. Mestinya fungsi DPRD itu mengawasi sekarang justru masuk ke ranah eksekusi melalui Pokir," katanya.

baca juga

Salah seorang ASN KBB yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa beberapa paket proyek milik Pokir DPRD. Bahkan di kantor tempat dirinya bekerja setidaknya 200 paket pekerjaan merupakan Pokir anggota DPRD. 

"Betul banyak Pokir anggota dewan. Kurang lebih ada 200 paket kalau di dinas saya," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkab Bandung Barat Siapkan Empat Bus Mudik Gratis

Pemkab Bandung Barat Siapkan Empat Bus Mudik Gratis

Bandungbarat | Rabu, 29 Maret 2023 | 13:35 WIB

Berikut Jadwal Lengkap "Tarling" Hengky Kurniawan Selama Bulan Ramadhan

Berikut Jadwal Lengkap "Tarling" Hengky Kurniawan Selama Bulan Ramadhan

Bandungbarat | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:33 WIB

Dua Pelajar SMA di Bandung Barat Diduga Dicabuli Oknum Perangkat Desa

Dua Pelajar SMA di Bandung Barat Diduga Dicabuli Oknum Perangkat Desa

Bandungbarat | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:01 WIB

Terkini

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Lampung | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:03 WIB

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Jogja | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB