SuaraBandungBarat.id - Baru-baru ini muncul video yang mengklaim bahwa Raffi Ahmad membongkar bos besarnya dalam kasus pencucian uang.
Nama Raffi Ahmad belakangan ini kerap disebut sebagai sosok inisial R yang terlibat kasus pencucian uang Rafael Alun.
Hingga munculnya video yang mengklaim bahwa Raffi Ahmad dimintai keterangan dan membongkar vos besarnya dalam kasus pencucian uang.
Kabar tersebut begitu mengejutkan dan menjadi tanda tanya besar bagi para netizen, apakah benar seorang Raffi Ahmad terlibat kasus tersebut.
Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube Seleb TV dalam sebuah video berjudul 'DALANG DIBALIK PENCUCIAN UANG!! RAFFI AHMAD BEBERKAN SEMUANYA...'.
Bahkan dalam thumbnail video tersebut tertulis 'DIMINTA KETERANGAN, RAFFI AHMAD BONGKAR BOS BESAR PENCUCIAN UANG'.
![Cek fakta Raffi Ahmad bongkar bos besar kasus pencucian uang. [Tangkap layar Youtube SELEB TV]](https://media.suara.com/suara-partners/bandungbarat/thumbs/1200x675/2023/04/09/1-raffi2.jpg)
Adapun terkait hal tersebut sebenarnya belum ada keterangan yang pasti apakah benar sosok inisial R tersebut adalah Raffi Ahmad atau bukan.
Bahkan setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang Raffi Ahmad yang bongkar bos besar pencucian uang seperti yang disebutkan.
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi bohong atau hoaks alias tidak benar.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Penganiayaan David, Mario Dandy Bakal Diadili Sehabis Lebaran
Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].(*)