SUARA BANDUNG BARAT - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat mengoptimalkan keberadaan ratusan kamera pengawas CCTV di wilayahnya saat arus mudik lebaran 1444 hijriyah.
Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalulintas pada Dishub Bandung Barat, Didin Muslihuddin menjelaskan, pihaknya mencatat 25.945 kendaraan pemudik melintas Padalarang, H-6 meningkat 28.805 kendaraan, dan turun pada H-5 menjadi 24.861 kendaraan.
"Memang tren pemudik sudah terasa sejak H-7 Lebaran. Mereka didominasi roda dua," katanya.
Ia menambahkan, peningkatan arus kendaraan mudik masyarakat diprediksi meningkat usai waktu cuti bersama yang jatuh pada 18 dan 19 April 2023 datang.
"Kalau hari ini sampai pukul 11:36 WIB jumlah kendaraan yang melintas baru 3.767 unit. Kita siaga justru nanti sore dan besok subuh, karena jadwal cuti mulai berlaku besok," katanya.
Ia menyebut, Dinas Perhubungan telah melakukan kanalisasi dan penertiban tempat pemberhentian angkutan umum, menghentikan sementara delman, serta melarang kendaraan truk sumbu tiga.
"Dalam praktiknya, ketersediaan kamera CCTV juga akan berperan melihat titik kepadatan. Nantinya petugas pengurai kemacetan akan langsung terjun ke titik macet," katanya.
Sementara itu, seorang pemudik yang masih berstatus Mahasiswa, Firmansyah (22) mengatakan, dirinya lebih memilih bermudik menggunakan roda dua karena dinilai lebih efisien dan efektif.
"Kalau saya setiap tahun pake motor apalagi belum berkeluarga jadi mending pake motor," katanya.
Baca Juga: Pemprov DKI Diminta Waspadai Pendatang Saat Arus Balik yang Berpotensi Tingkatkan Permukiman Kumuh
Ia menyebut, sebelum melaksanakan mudik dirinya mempersiapkan kendaraannya terlebih dahulu dengan mengecek kondisi kendaraannya tersebut.
"Apalagi motor saya kan berusia tua yah jadi diminimalisir dulu potensi mogoknya kang. Saat ini saya hendak ke Garut," tandasnya.(*).