SuaraBandungBarat.id - Benarkah sosok berinisial R yang disebut terlibat kasus pencucian uang Rafael Alun kini diringkus?
Bukan Raffi Ahmad, nama Ricky harun kini muncul ke permukaan dan disebut sebagai sosok berinisial R yang telah diringkus tersebut.
Kabar tersebut beredar dari salah satu video yang mengklaim bahwa Ricky Harun diringkus karena terlibat kasus pencucian uang Rafael Alun.
Sebelumnya nama Raffi Ahmad memang sempat menjadi sorotan atas kasus tersebut, akan tetapi kali ini suami Nagita Slavina itu justru disebut telah membongkar sosok sebenarnya.
Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube Taribuns TV dalam sebuah video berjudul 'Ricky Harun Diperiksa Polisi Atas Dugaan Kasus Pencucian Uang Rafael Alun !!!'.
Bahkan dalam thumbnail video tersebut tertulis keterangan Raffi Ahmad yang meminta maaf karena sudah membongkar semuanya 'RAFFI: MAAF BRO SAYA HARUS BONGKAR SEMUANYA, RIVKY HARUN DIRINGKUS, TERNYATA ARTIS R ADALAH RICKY HARUN !!!'.
Tidak hanya itu, foto dalam thumbnailnya juga memperlihatkan Ricky Harun mengenakan pakaian orange tahanan dan diseret petugas.
Namun setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang kebenaran bahwa Ricky Harun diringkus karena merupakan artis inisial R yang terlibat kasus pencucian uang Rafael Alun.
Foto yang digunakan dalam thumbnail video yang telah ditonton sekitar 1,3 ribu kali itu diduga editan untuk menjebak dan menarik perhatian.
Baca Juga: Dorong Duet Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024, PPP NTB: Ini Pasangan Ideal dan Bagus
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi bohong atau hoaks alias tidak benar.
Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].(*)