SuaraBandungBarat.id- Kunjungan wisatawan di Kabupaten Bandung Barat pada libur lebaran 1444 hijriyah melampaui target yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat. Sebelumnya, target kunjungan wisatawan pada libur lebaran sebanyak 325.000 orang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Akhmad Panji Hernawan saat ditemui, Selasa (2/5/2023).
Ia menjelaskan, sebelumnya target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung Barat tersebut sebanyak 325.000 wisatawan namun pada kenyataannya jumlah itu dapat terlewati.
"Awalnya kita estimasi 325 ribu wisatawan. Ternyata hasil rekapitulasi kemarin dan hasil peninjauan langsung angkanya melebihi target. Kita prediksi lebih dari 700 ribu wisatawan," katanya.
Ia menambahkan, melonjaknya kunjungan wisatawan tersebut berdampak positif pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung Barat dari sektor pariwisata.
"Selain hotel dan restoran dan juga tempat wisata berdampak terhadap PAD, hal itu juga mendongkrak pada perekonomian masyarakat," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut akibat dari dicabutnya kebijakan PPKM oleh pemerintah pusat.
"Ada penambahan wahana-wahana baru sehingga jadi daya pikat tersendiri. Misalnya Minimania, Wahoo Waterwold di Kota Baru Parahyangan, Gocar di Floating Market, dan lainnya," katanya.
Saat disinggung terkait kunjungan di wilayah selatan, Panji menyebut, tidak ada lonjakan signifikan ke destinasi wisata lantaran beberapa hal.
Baca Juga: Idol K-Pop yang Jadi Bintang Iklan Produk Indonesia, Ada NCT Loh!
"Di selatan memang belum ada kenaikan kunjungan wisatawan. Faktornya ada tiga tapi yang utama soal aksesibilitas. Memang ada peningkatan kunjungan selama libur, tapi gak signifikan," tandasnya. (*)