Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB
Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta. (ANTARA/Putu Indah Savitri)
baca 10 detik
  • Wamen ESDM Yuliot menyebut transisi energi berpotensi menarik investasi sekitar Rp1.682,4 triliun menuju swasembada energi.
  • Investasi energi bersih ini diproyeksikan menciptakan sekitar 760 ribu lapangan kerja hijau di berbagai tahapan proyek.
  • Tantangan utama adalah pendanaan, sehingga diperlukan skema pembiayaan inovatif seperti *blended finance* untuk menarik investor.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot menyebut transisi energi membuka peluang ekonomi yang sangat besar. 

Dia menyebut, upaya menuju energi bersih bisa menarik investasi sekitar Rp1.682,4 triliun. 

Menurutnya, angka itu sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah untuk mencapai swasembada energi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang berkelanjutan

"Pengembangan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pasokan energi bersih, tetapi juga memberikan penambahan ekonomi yang signifikan. Antara lain mendorong investasi sekitar Rp1.680 triliun lebih,"  kata Yuliot yang dikutip dari laman Kementerian ESDM, Rabu (4/2/2026).

Dengan nilai investasi itu diproyeksikan akan berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dengan potensi mencapai 760 ribu lapangan kerja hijau (green jobs). 

Tersebar mulai dari tahap pra-konstruksi, masa konstruksi, operasi dan pemeliharaan, hingga industri manufaktur komponen pendukung energi terbarukan. 

Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)
Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)

Namun demikian, terdapat tantangan utama dalam realisasinya, yakni aspek pendanaan. Karenanya, Yuliot menekankan urgensi skema pembiayaan inovatif agar proyek-proyek energi hijau menjadi lebih menarik secara komersial (bankable).

"Sektor keuangan, bagaimana kita membuat pembiayaan hijau dengan skema blended finance yang bisa lebih menguntungkan baik bagi pelaku usaha maupun dari sektor finansial itu sendiri," tambahnya.

Yuliot menyatakan bahwa skema blended finance diperlukan untuk menyeimbangkan kelayakan proyek dengan ekspektasi keuntungan investor. 

baca juga

Karena APBN terbatas, pencapaian target kapasitas EBT bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menekan risiko serta menciptakan iklim investasi yang sehat.

"Ini tidak hanya dijalankan oleh pemerintah, tetapi bagaimana kolaborasi kita bersama untuk mewujudkan kelebihan energi, daya saing global dan juga keberlanjutan lingkungan," ungkap Yuliot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genjot Hilirisasi, Menperin Bidik Investasi Rp852,9 Triliun Masuk Industri Manufaktur pada2026

Genjot Hilirisasi, Menperin Bidik Investasi Rp852,9 Triliun Masuk Industri Manufaktur pada2026

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:21 WIB

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB

Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin

Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 14:39 WIB

ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup

ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:08 WIB

300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026

300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:50 WIB

Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF

Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×